PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) merespons penarikan kembali (recall) global yang menimpa SUV andalannya, Hyundai Palisade. Recall ini terjadi menyusul temuan masalah pada fitur kursi lipat otomatis yang berpotensi membahayakan penumpang. Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan pihaknya saat ini masih terus berkoordinasi dengan prinsipal global terkait langkah penanganan di Indonesia. “Pastinya kita terus koordinasi sama global. Karena permasalahan ini kan bukan terjadi untuk Indonesia saja. Tapi terjadinya juga mulai dari pasarnya Amerika. Sehingga kita tunggu dari panduan atau guidance dari Hyundai Motor Company (HMC),” ujar pria yang akrab di sapa Frans, saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Frans memastikan pemilik Palisade di Indonesia tidak perlu khawatir. Pasalnya, perbaikan dapat dilakukan tanpa harus datang ke bengkel. “Untuk pemilik kendaraan Palisade, jangan takut, jangan khawatir. Karena sekarang untuk perbaikannya sudah bisa dilakukan secara online atau OTA (Over The Air),” kata dia. Hyundai Palisade Dengan sistem tersebut, kendaraan yang terdampak akan langsung mendapatkan pembaruan perangkat lunak secara otomatis. Setelah pembaruan dilakukan, potensi masalah diklaim dapat teratasi. “Jadi tidak perlu ke bengkel. Otomatis akan di-update, dan setelah di-update masalah itu akan hilang,” ucap Frans. Sejauh ini, HMID mengaku belum menerima laporan kasus serupa dari konsumen di Indonesia. Meski demikian, perusahaan telah melakukan langkah antisipatif dengan menginformasikan kepada pengguna. Sebagai tindakan pencegahan, pengguna diimbau untuk sementara menghindari menempatkan penumpang, khususnya anak-anak, maupun barang rentan di bangku baris belakang. “Ini sebagai tindakan pengaman saja. Tapi sejauh ini di Indonesia tidak ada masalah seperti itu,” kata Fransiscus. Sebelumnya, Hyundai Motor mengumumkan penghentian penjualan sementara serta recall global untuk Palisade model tahun 2026. Langkah ini diambil setelah insiden tragis yang terjadi di Ohio, Amerika Serikat, pada 7 Maret 2026. Hyundai Palisade 2026 Dalam kejadian tersebut, seorang anak berusia dua tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terjepit kursi lipat otomatis di baris kedua atau ketiga kendaraan. Mengutip laporan The Korean Car Blog, Hyundai mengonfirmasi pada 14 Maret bahwa penjualan varian tertentu telah dihentikan di Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan. Masalah ini berkaitan dengan kegagalan fungsi sistem “anti-pinch”, yakni fitur yang seharusnya mencegah kursi menjepit objek atau penumpang. Dalam kondisi tertentu, sistem tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya, sehingga kursi tetap bergerak meski terdapat hambatan. Recall ini mencakup kendaraan yang diproduksi hingga 11 Maret 2026, dengan estimasi sekitar 74.965 unit di Amerika Utara dan 57.474 unit di Korea Selatan. Adapun penghentian penjualan berlaku khusus untuk varian Limited dan Calligraphy yang sudah dilengkapi kursi lipat otomatis. Sementara model dengan kursi manual tidak termasuk dalam penarikan ini. Hyundai menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pembaruan guna memastikan keselamatan pengguna tetap terjaga di seluruh pasar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang