Pebalap Indonesia, Mario Aji, menatap seri MotoGP Amerika 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Modal positif didapat dari hasil balapan musim lalu yang cukup impresif di Sirkuit Austin, Texas. Pada musim sebelumnya, Mario mampu finis di posisi kesembilan. Hasil tersebut tergolong istimewa karena diraih dalam kondisi lintasan basah yang menuntut konsentrasi dan kemampuan adaptasi tinggi dari setiap pebalap. Catatan tersebut kini menjadi pijakan bagi pebalap Moto2 tersebut untuk kembali tampil kompetitif. Ia berharap bisa mengulang, bahkan melampaui pencapaian yang diraih pada musim lalu. Pembalap muda Indonesia Mario Aji saat mengikuti ajang Moto2 2025. "Saya optimistis untuk mengulangi momentum yang sama dari tahun kemarin, bahkan lebih baik lagi," ujar Mario, kepada wartawan, saat konferensi pers secara daring, Kamis (26/3/2026). Pebalap Honda Team Asia tersebut menilai kondisi balapan tahun ini berpotensi berbeda dibandingkan musim lalu. Jika sebelumnya digelar dalam kondisi basah, kali ini balapan diperkirakan berlangsung di lintasan kering. "Tahun kemarin kan kita melakukan balapan di kondisi basah. Jadi, sepertinya minggu ini kering dan saya ingin mengulangi momentum itu atau bahkan lebih baik lagi di kondisi kering," kata Mario. Mario Aji di Moto2 Kepercayaan diri tersebut juga didukung oleh performa yang terus meningkat dalam beberapa balapan terakhir. Ia mengaku tengah berada dalam tren positif yang ingin terus dipertahankan. "Jadi, kita sudah mendapatkan momentum yang bagus di dua balapan terakhir dan saya ingin mempertahankan itu di sini," ujarnya. Selain itu, Mario menyebut timnya sudah memiliki bekal data dari balapan musim lalu. Data tersebut diharapkan bisa membantu dalam menentukan strategi yang lebih tepat untuk menghadapi tantangan di Sirkuit Austin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang