Pengemudi seharusnya bisa mengantisipasi terjadinya rem blong. Pasalnya, sebelum kejadian, beberapa gejala atau ciri-ciri bisa muncul dan bisa dikenali oleh pengemudi. Rem blong menjadi salah satu momok bagi pengendara, khususnya di jalan menurun panjang. Seperti salah satunya di jalur Cangar–Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan ada beberapa ciri-ciri mobil bakal mengalami rem blong. “Ketika tanda tersebut muncul, pengemudi wajib menghentikan laju kendaraan dan melakukan pemeriksaan, agar rem blong dapat dihindari, terlebih lagi kondisi jalan di depan banyak turunan,” ucap Sony kepada KOMPAS.com, Sabtu (3/1/2026). Pada umumnya, menurut Sony, rem blong terjadi tidak secara tiba-tiba, melainkan ada tanda sebelumnya, sehingga pengemudi bisa mengantisipasi. “Misal pedal rem keras, ambles, pedal harus dipompa dulu, atau bunyi gesekan plat besi di roda, kondisi abnormal tersebut seharusnya diwaspadai, ketika itu sudah dirasakan sebaiknya berhenti untuk dilakukan pemeriksaan,” ucap Sony. Ilustrasi kampas rem mobil Jika dibiarkan padahal tanda-tanda sudah muncul, maka mobil bisa saja mengalami gagal berhenti ketika pengemudi menghendaki pengereman, termasuk ketika di turunan yang panjang. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan pedal rem ambles bisa menjadi tanda adanya masalah hidrolis pada sistem rem, sehingga rem tak mampu bekerja optimal. “Sistem pada mobil pada umumnya digerakkan oleh fluida, ketika ada kebocoran, atau udara palsu, pedal akan menjadi ngempos atau ambles, pada saat itu kampas tidak mampu menekan cakram atau tromol, sehingga pengereman kurang,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Ilustrasi minyak rem mobil Sementara penyebab rem blong pada mobil, menurut Imun bisa sangat beragam, termasuk karena perawatan yang minim, pengoperasian rem berlebihan dan kejadian luar biasa seperti mengalami benturan. Maka dari itu, ketika ciri-ciri di atas mulai dirasakan oleh pengemudi, sebaiknya mobil segera diperiksa agar dapat mengantisipasi terjadinya rem blong. Terlebih lagi, mobil masih di rute perbukitan atau bakal melewati jalan menurun panjang. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang