Suara “ngorok” pada sepeda motor matik berupa dengungan kasar yang muncul saat mesin hidup atau motor berjalan. Bunyi abnormal ini sebaiknya tidak diabaikan karena bisa jadi tanda kerusakan komponen. Bunyi ini dapat berasal dari berbagai komponen, baik di area CVT, gardan, maupun mesin. Perbaikan segera dapat mencegah kerusakan motor makin parah. Gio, pemilik bengkel motor Giovani Motor Cawas Klaten mengatakan salah satu penyebab paling umum suara ngorok adalah dari bearing atau laher yang mulai aus. “Bearing yang tidak lagi halus akan menimbulkan suara dengung saat berputar, terutama saat kecepatan meningkat, baik di sektor mesin, roda atau CVT,” ucap Gio kepada KOMPAS.com, Minggu (12/4/2026). Selain itu, gir gardan juga sering menjadi sumber suara ngorok. Jika oli gardan jarang diganti atau kualitasnya sudah menurun, pelumasan menjadi tidak optimal sehingga gir cepat aus. Gejala dari gardan bakal terdengar dari bagian belakang motor. Suara akan semakin jelas saat motor melaju lebih cepat atau dalam kondisi beban tinggi. Ilustrasi CVT pada motor matik. “Komponen CVT seperti roller juga dapat menjadi penyebab, kalau sudah peang atau aus tidak dapat bergerak dengan mulus, sehingga menimbulkan suara kasar saat akselerasi,” ucap Gio. V-belt yang mulai aus atau licin juga bisa menghasilkan bunyi. Gesekan yang tidak normal antara sabuk dan puli dapat menimbulkan suara dengung atau desisan. Masalah pada kampas kopling dan mangkoknya juga dapat memicu suara. Permukaan yang tidak rata atau terlalu licin menyebabkan kontak tidak stabil dan menimbulkan bunyi. Ilustrasi roller CVT motor matik “Bisa juga karena CVT jarang diservis, komponen yang kotor dan penuh debu memperparah masalah. Kotoran dapat mengganggu pergerakan komponen dan meningkatkan gesekan di dalam sistem,” ucap Gio. Jika suara berasal dari mesin, kemungkinan oli sudah menurun kualitasnya atau komponen internal mulai aus. Pelumasan yang buruk akan membuat gesekan antar bagian mesin semakin kasar. “Oli mesin bisa diganti terlebih dulu, bila masih ada bunyi kasar kemungkinan sudah ada komponen yang aus, sehingga perlu diperiksa dan diganti bila perlu,” ucap Gio. Kesimpulannya, suara ngorok pada motor matik bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari bearing, gardan, hingga CVT dan mesin. Pemeriksaan dan perawatan rutin sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang