Pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2026 yang digelar pada 15–25 Februari 2026 mencatat capaian transaksi sebesar Rp 9,5 triliun. Nilai tersebut mencakup penjualan kendaraan serta transaksi di sektor food and beverage (F&B). Capaian ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencatat transaksi sekitar Rp 8 triliun. Selain nilai transaksi, jumlah pengunjung juga terbilang tinggi. Pameran tersebut berhasil menarik 580.250 orang sepanjang pelaksanaan, sedikit meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 579.337 pengunjung. Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap industri otomotif nasional masih sangat besar. "Pengunjung lebih dari setengah juta, dan transaksi follow-up sudah mencapai Rp 9,5 triliun, melampaui tahun lalu," ujar Daswar di Jakarta, Kamis (12/3/2026). Selain transaksi dan jumlah pengunjung, penyelenggara juga mencatat peningkatan penjualan di berbagai kategori kendaraan selama pameran berlangsung. Penjualan mobil tercatat naik sekitar 15,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang lebih tinggi terjadi pada kendaraan elektrifikasi. Penjualan mobil listrik meningkat sekitar 31,83 persen, sementara sepeda motor naik 67,90 persen. Adapun segmen motor listrik menjadi yang paling tinggi pertumbuhannya, dengan kenaikan mencapai 96,54 persen dibandingkan tahun lalu. IIMS 2026 mencatat transaksi Rp 9,5 triliun, naik Rp 1,5 triliun dari tahun lalu. Pameran ini juga menarik lebih dari 580 ribu pengunjung. Tren positif penjualan mobil nasional juga tercermin dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Distribusi kendaraan dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat mencapai 81.159 unit, naik sekitar 22 persen dibanding Januari 2026. Sementara itu, penjualan dari diler ke konsumen (retail sales) tercatat 78.219 unit, meningkat sekitar 17 persen dibandingkan bulan sebelumnya. IIMS 2026 menghadirkan inovasi konsep sportainment, dengan menggabungkan sejumlah aktivitas olahraga seperti padel dan golf ke dalam pameran otomotif untuk menarik minat pengunjung. Menurut Daswar, strategi tersebut bertujuan menjaga semangat pengembangan industri otomotif melalui platform pameran yang konsisten digelar setiap tahun. "Kita percaya industri otomotif tidak bisa berhenti, dan platform seperti IIMS membantu menjaga semangat pengembangan industri setiap tahunnya," kata Daswar. Meski rangkaian pameran utama di Jakarta telah usai, IIMS 2026 masih akan berlanjut ke beberapa kota besar lain, seperti Makassar, Balikpapan, dan Manado. Penyelenggara juga berencana menambah kota lain sebagai lokasi pameran berikutnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang