SPKLU PLN. Pangsa pasar mobil listrik di Indonesia pada kuartal pertama 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini menegaskan tren adopsi kendaraan listrik yang semakin kuat di pasar domestik. Berdasarkan data wholesales Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Selasa 14 April 2026, kontribusi mobil listrik pada kuartal I 2026 mencapai sekitar 15,9 persen dari total penjualan nasional. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan kuartal I 2025 yang masih berada di kisaran 7,9 persen. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Secara persentase, terjadi kenaikan sekitar 8 poin persentase dalam satu tahun. Jika dilihat secara relatif, pangsa pasar kendaraan listrik hampir meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Peningkatan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik tidak lagi menjadi segmen pelengkap di industri otomotif. Sebaliknya, EV mulai mengambil porsi yang lebih besar dari pasar kendaraan nasional.Kenaikan pangsa pasar ini juga sejalan dengan bertambahnya jumlah model dan merek yang masuk ke Indonesia. Beragam pilihan di berbagai segmen membuat konsumen memiliki alternatif yang semakin luas.Di sisi lain, peningkatan jumlah kendaraan listrik juga berdampak pada konsumsi energi. Hal ini terlihat dari penggunaan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU yang terus meningkat.PT PLN mencatat konsumsi listrik kendaraan listrik selama periode 12–31 Maret 2026 mencapai 7,16 juta kWh. Angka ini melonjak dari 1,75 juta kWh pada periode yang sama tahun 2025.Dengan demikian, terjadi peningkatan konsumsi listrik lebih dari empat kali lipat dalam satu tahun. Lonjakan ini juga tercermin dari jumlah transaksi pengisian daya yang meningkat dari 73.161 menjadi 303.234 transaksi.Peningkatan konsumsi listrik tersebut terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran. Kendaraan listrik mulai digunakan untuk perjalanan jarak jauh, tidak hanya untuk kebutuhan dalam kota. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA PLN juga mencatat peningkatan infrastruktur pengisian daya untuk mendukung pertumbuhan ini. Hingga saat ini, tersedia ribuan unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk jalur utama mudik.Dengan perkembangan tersebut, kendaraan listrik menunjukkan pertumbuhan dari dua sisi sekaligus. Tidak hanya dari penjualan dan pangsa pasar, tetapi juga dari tingkat penggunaan energi di lapangan. Halaman Selanjutnya Tren ini mengindikasikan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia mulai memasuki fase yang lebih matang. Namun, dinamika pasar tetap perlu diperhatikan mengingat fluktuasi penjualan masih terjadi secara bulanan.