Logo Hyundai Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Hyundai tidak semata-mata mengejar volume penjualan, melainkan fokus mempertahankan market share yang dinilai lebih mencerminkan kekuatan merek di pasar.“Yang kita jaga itu market share. Kita tidak melihat volumenya berapa, karena kalau market share sampai turun dalam, itu yang paling berbahaya,” ujar Frans di Jakarta. Sepanjang tahun ini, Hyundai berhasil menjaga market share di kisaran 2,7 hingga 2,8 persen, sesuai dengan target perusahaan. Untuk menjaga performa tersebut, Hyundai mengandalkan dua strategi utama, yakni peluncuran produk baru serta penguatan layanan kepada konsumen.Terkait produk, ia mengungkapkan bahwa Hyundai sempat berencana meluncurkan satu model baru dalam waktu dekat. Namun setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar, peluncuran tersebut diputuskan untuk ditunda hingga awal 2026. “Kami memang berjanji akan memperkenalkan satu model baru. Tapi setelah kami analisa situasinya, kami putuskan untuk postpone ke awal 2026,” kata dia. Meski demikian, Hyundai memastikan penundaan tersebut tidak menghentikan agenda produk. Sebagai gantinya, Hyundai akan memperkenalkan dua model baru, masing-masing dengan mesin pembakaran internal (combustion)dan teknologi hybrid. “Dengan dipostpone, kami justru akan memperkenalkan dua model lain. Satu combustion dan satu hybrid,” ujarnya.Selain itu, Hyundai juga masih membuka peluang untuk menghadirkan model mobil listrik (EV) baru. Namun keputusan tersebut masih menunggu kepastian regulasi dari pemerintah, khususnya terkait kelanjutan insentif kendaraan listrik.“Untuk EV, kami masih mempertimbangkan sambil menunggu keputusan regulasi pemerintah. Apakah insentif akan dilanjutkan atau seperti sebelumnya,” tuturnya.Hyundai berharap kehadiran produk-produk baru tersebut dapat mendorong peningkatan pangsa pasar pada tahun depan. Dari posisi saat ini di kisaran 2,7–2,8 persen, Hyundai menargetkan market share bisa naik hingga 3 persen.“Kami berharap dengan peluncuran produk baru dan penguatan layanan, market share Hyundai bisa meningkat di tahun depan,” pungkas Frans.