Huawei dikabarkan akan segera merilis mobil listriknya dengan nama GT7. Sedan listrik hasil kolaborasi dengan GAC ini disebut-sebut sangat mirip dengan Porsche Panamera. Dikutip dari Carnewschina.com, Rabu (25/3/2026), GT7 dibekali dengan dua motor listrik, suspensi aktif, dan 896-line sensor LiDAR. Secara spesifikasi, mobil listrik ini diyakini tidak hanya canggih, tapi juga bertenaga. Untuk diketahui, mobil listrik ini akan dipasarkan dengan merek Aistaland, perusahaan patungan antara Huawei dengan GAC. Namanya sendiri merupakan kependekan dari "AI Start New Land". Namun, di China akan dipasarkan dengan nama Qijing. Mobil listrik Aistaland G7, hasil kolaborasi Huawei dan GAC Aistaland akan mulai dipasarkan secara domestik di China mulai Juni 2026, dan mengklaim mobilnya sudah menjalani tes dunia nyata dengan temperatur berkisar antara -35 derajat Celcius hingga 46 derajat Celcius. Untuk dimensinnya, GT7 memiliki panjang 5.050 mm, lebar 1.980 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 3.000 mm. Bagian depannya sangat mirip dengan Porsche Panamera, khususnya pada bagian lampu utama. Mobil listrik Aistaland G7, hasil kolaborasi Huawei dan GAC Hal tersebut sudah tidak lagi mengejutkan jika datang dari pabrikan China. Sensor LiDAR pada mobil ini mampu mendeteksi obyek dengan tinggi 14 cm yang jaraknya hanya 122 meter pada malam hari. Sayangnya, belum diketahui seberapa bertenaganya performa GT7 dengan dua motor listrik. Kabarnya, sedan listrik ini akan dipasarkan dengan banderol di kisaran 300.000 yuan atau sekitar Rp 735 jutaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang