MotoGP musim 2026 resmi dimulai pada Jumat (27/2/2026) di Sirkuit Buriram, Thailand. Seri pembuka ini sekaligus menjadi momen penting karena Indonesia kembali memiliki dua wakil di kelas berbeda, yakni Veda Pratama di Moto3 dan Mario Aji di Moto2. Veda Pratama yang memperkuat Honda Team Asia tampil menjanjikan pada sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3. Pebalap debutan tersebut menempati posisi keenam setelah mencatatkan waktu 1 menit 41,854 detik, terpaut sekitar 0,6 detik dari pebalap tercepat Adrian Fernandez. Hasil ini menjadi sinyal positif mengingat Veda baru menjalani musim pertamanya di Kejuaraan Dunia Moto3. Adaptasi yang cepat di lintasan Buriram menunjukkan peluangnya untuk bersaing di kelompok 10 besar sepanjang akhir pekan balap. Mario Aji, pebalap Astra Honda asal Indonesia yang akan bersaing di Moto2 pada MotoGP 2026. Untuk hasil Practice, Veda berhasil duduk di peringkat ke-8 dengan catatan waktu 1 menit 41,508 detik. Dia lebih cepat dari sesi sebelumnya dan selisih dengan pebalap tercepat yakni David Almansa cuma 0,5 detik. Catatan Veda di sesi FP1 dan Practice membuatnya langsung lolos ke Qualification 2 (Q2) besok. Sementara itu, Mario Aji yang membela Idemitsu Honda Team Asia mengakhiri FP1 Moto2 di posisi ke-17. Ia membukukan waktu 1 menit 35,923 detik atau selisih sekitar 0,7 detik dari catatan terbaik yang dibuat David Alonso. Pada sesi Practice, Aji melesat dan berhasil duduk di posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 34,736 detik. Aji lebih cepat dari sesi sebelumnya dan sekarang cuma selisih 0,2 detik dari pebalap tercepat yakni Manuel Gonzalez. Sama seperti Veda, Aji juga langsung lolos Q2 untuk sesi kualifikasi besok. Bagi Aji, musim 2026 menjadi tahun ketiganya di kelas Moto2 sekaligus fase penting untuk menunjukkan konsistensi performa. Pengalaman yang semakin matang diharapkan bisa membantunya tampil lebih kompetitif sejak awal musim. Kehadiran dua pebalap Indonesia di kelas berbeda menjadi catatan tersendiri bagi balap motor nasional. Selain membuka peluang hasil positif, performa Veda dan Aji juga diharapkan mampu memperkuat eksistensi Indonesia di level balap dunia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang