Bank Sampah Banjarnegara (BSB) tidak hanya mengembangkan teknologi untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga menjual produk hasil pengolahannya kepada konsumen. Pengurus BSB, Muntoha, mengatakan, produk yang dihasilkan dari proses pirolisis memiliki karakteristik yang setara dengan BBM untuk mesin bensin dan diesel. Untuk produk yang digunakan pada mesin bensin, BSB menyebut hasil pengujian mesin menunjukkan angka oktan atau Research Octane Number (RON) 98. "Kalau itu, setara bensinnya RON 98. Kalau yang bensin, memang belum ada (hasil) uji labnya. Kami cuma punya mesin uji RON, itu menunjukkan RON 98," ujar Muntoha, salah satu pengurus BSB, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Foto Bank Sampah Banjarnegara produksi BBM Petasol dari limbah plastik. Sementara itu, produk yang disebut Petasol ditujukan untuk mesin diesel. Muntoha mengatakan, produk tersebut memiliki angka setana atau Cetane Number (CN) 53. "Kalau produk Petasol-nya, itu kan setara solar. Itu memiliki cetane number (CN) 53," kata Muntoha. Harga BBM BSB Selain karakteristik bahan bakar, harga menjadi salah satu hal menarik dari produk yang dihasilkan BSB. Muntoha mengatakan, BBM yang setara bensin dijual dengan harga Rp 12.000 per liter. Sementara itu, Petasol untuk mesin diesel dibanderol Rp 13.000 per liter. "Kalau yang setara bensin, kami jual Rp 12.000 per liter. Kalau yang Petasol Rp 13.000 per liter," ujarnya. Harga tersebut membuat produk BSB berada di bawah harga sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina yang memiliki spesifikasi serupa. Sebagai pembanding, Pertamax Turbo yang memiliki RON 98 saat ini dijual Rp 19.600 per liter di wilayah Jawa. Sementara itu, Pertamina Dex yang memiliki CN 53 dibanderol Rp 25.200 per liter. Harga tersebut berlaku sejak 1 September 2026. Dengan demikian, produk BSB yang disebut setara RON 98 lebih murah sekitar Rp 7.600 per liter dibandingkan Pertamax Turbo. Sementara Petasol dengan CN 53 lebih murah sekitar Rp 12.200 per liter dibandingkan Pertamina Dex. Bukan Berarti Identik Meski memiliki angka RON yang sama dengan Pertamax Turbo, produk BSB belum dapat langsung disamakan secara keseluruhan dengan BBM Pertamina. Muntoha menegaskan, untuk produk yang setara bensin, BSB belum memiliki hasil uji laboratorium. Angka RON 98 yang disebutkan berasal dari mesin penguji RON yang dimiliki BSB. Hal tersebut berbeda dengan produk komersial yang memiliki spesifikasi lebih lengkap, termasuk berbagai parameter mutu yang menjadi persyaratan bahan bakar. Pertamax Turbo. Ramai Life Hack Campur Pertalite dan Pertamax Turbo, Benarkah Bikin Kendaraan Lebih Irit? Pertamax Turbo sendiri merupakan BBM Pertamina dengan RON 98. Produk tersebut juga dilengkapi sejumlah formula dan memiliki kandungan sulfur maksimal 50 ppm. Kondisi serupa berlaku pada produk diesel. Angka CN 53 pada Petasol memang sama dengan angka cetane yang dimiliki Pertamina Dex. Pertamina juga menjelaskan bahwa CN 53 merupakan karakteristik Pertamina Dex. Artinya, kesamaan angka RON atau CN menjadi gambaran mengenai salah satu parameter bahan bakar, tetapi belum cukup untuk menyatakan kedua produk memiliki kualitas dan spesifikasi yang identik. Harga BBM non-subsidi jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex naik pada 1 Februari 2023 Harga Jadi Daya Tarik Dari sisi harga, produk BSB menawarkan selisih yang cukup besar dibandingkan BBM nonsubsidi Pertamina dengan parameter RON dan CN yang sama. BBM BSB yang disebut setara RON 98 dibanderol Rp 12.000 per liter atau sekitar 39 persen lebih murah dibandingkan Pertamax Turbo. Sementara Petasol dengan CN 53 dijual Rp 13.000 per liter atau sekitar 48 persen lebih murah dibandingkan Pertamina Dex. Namun, harga yang lebih murah tersebut perlu dilihat bersama status pengujian dan spesifikasi produk. Khusus BBM setara bensin, BSB masih mengandalkan hasil pengukuran mesin RON dan belum memiliki hasil uji laboratorium untuk produk tersebut. Bagi BSB, pengembangan BBM dari sampah plastik tidak hanya menjadi upaya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi. Teknologi pirolisis yang dikembangkan secara mandiri tersebut menjadi cara BSB mengolah sampah plastik sekaligus menghasilkan produk yang dapat dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau.