Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 diharapkan bisa meningkatkan penjualan mobil di tahun ini. Sayangnya, penjualan di pameran otomotif tersebut tidak mampu memenuhi target Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Gaikindo menargetkan penjualan mobil di tahun ini bisa mencapai angka 900.000 unit. Target tersebut sebelumnya ditetapkan dengan mempertimbangkan tren pemulihan sektor otomotif serta kebijakan pemerintah yang dinilai mendukung pemulihan industri. Namun, hingga November, total penjualan mobil masih jauh dari target tersebut. Penurunan daya beli konsumen dan kondisi ekonomi nasional yang belum sepenuhnya stabil disebut menjadi faktor utama yang mempengaruhi penjualan di sektor otomotif. Booth Toyota di GJAW 2025 Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo, mengatakan, pihaknya akan merevisi target penjualan mobil. Meskipun, dia masih cukup berharap penjualan di GJAW 2025 bisa membantu. "Ya, akan direvisi. Tapi, tunggu ini (GJAW) tutup lah. Ini tutup, kita sudah tahu hasilnya kira-kira berapa," ujar Jongkie, kepada wartawan, saat ditemui di Tangerang, belum lama ini. "Tahun lalu 865.000 (unit). Kalau kita pikir tahu ini berapa, pasti mungkin di bawah 865.000 ya," kata Jongkie. Gaikindo berharap, melalui pameran otomotif yang tersisa di akhir tahun serta dukungan dari stakeholder industri, penjualan mobil masih bisa bergerak naik meski tidak signifikan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang