– Penjualan motor premium di Indonesia masih menunjukkan tren positif pada awal 2026. Hal ini juga dirasakan oleh Royal Enfield yang mencatat performa penjualan cukup baik sepanjang kuartal pertama tahun ini. Anindya Dwiasti, Regional Marketing Manager Asia Pacific Royal Enfield, menyebut hingga saat ini kondisi pasar masih relatif stabil meski situasi ekonomi global sedang penuh tantangan. Seperti perang yang sedang terjadi di Timur Tengah, sejauh ini tidak memberikan dampak negatif langsung ke penjualan motor premium. “Kalau dilihat dari penjualan motor sendiri, sejauh ini belum ada pengaruhnya. So far masih bagus,” ujar Anindya saat ditemui dalam acara Royal Enfield media iftar di Jakarta, Kamis (12/3/2026). Menurutnya, salah satu faktor yang turut mendongkrak penjualan adalah partisipasi Royal Enfield di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) beberapa waktu lalu. “Kuartal pertama tahun ini oke, karena kebetulan ada IIMS. Jadi penjualannya masih menunjukkan sinyal positif,” jelasnya. Royal Enfield juga berharap tren tersebut bisa berlanjut hingga periode Ramadan dan menjelang Lebaran. Untuk sepanjang 2026, Royal Enfield menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.