Ducati meluncurkan Superleggera V4 Centenario sebagai perayaan ulang tahun ke-100 pada 2026. Motor ini menjadi salah satu superbike jalan raya paling ringan dan bertenaga yang pernah dibuat pabrikan Italia tersebut. Peluncurannya dilakukan bertepatan dengan seri MotoGP di Circuit of the Americas, Amerika Serikat. Model ini merupakan generasi keempat lini “super light” berbasis platform Panigale. Dikutip dari Motorcyclenews, Superleggera V4 Centenario menghasilkan tenaga 224,9 TK dalam kondisi standar Euro5+. Mesin barunya menggunakan konfigurasi Stradale R V4 berkapasitas 1.103 cc. Ducati Superleggera V4 Centenario Dengan racing kit, tenaga maksimal meningkat hingga 243,6 TK. Bobotnya juga turun menjadi hanya 167 kg, menjadikannya salah satu motor paling ekstrem di kelasnya. Dalam kondisi jalan raya tanpa bahan bakar, bobotnya 173 kg. Angka ini bahkan lebih ringan 3 kg dibanding Ducati Scrambler Icon. Mesin baru ini dikembangkan dari basis Panigale V4R dan lebih ringan hingga 3,6 kg meski sudah menggunakan kopling kering. Ducati Superleggera V4 Centenario Berbagai komponen ringan diaplikasikan, mulai dari crankshaft lebih ringan hingga penggunaan lebih dari 70 baut titanium. Setang piston, conrod, hingga throttle body juga mengalami pembaruan untuk meningkatkan respons. Dari sisi rangka, motor ini menggunakan konstruksi serat karbon pada bagian front frame, subframe, hingga swingarm. Total pengurangan bobot dari sektor ini mencapai 2,2 kg dibanding Panigale V4 standar. Suspensi depan mengandalkan fork karbon dari Öhlins yang lebih ringan 8,5 persen. Sementara pegas belakang juga 27 persen lebih ringan. Ducati Superleggera V4 Centenario Sektor pengereman menjadi salah satu highlight utama. Superleggera V4 Centenario menjadi motor jalan raya pertama yang menggunakan cakram karbon-keramik 340 mm dari Brembo. Sistem tersebut dipadukan dengan kaliper GP4 HY empat piston untuk performa pengereman optimal. Dari sisi aerodinamika, Ducati menyematkan winglet karbon ganda di bagian atas dan sidepod di bawah. Teknologi ini diadopsi dari MotoGP untuk meningkatkan downforce saat menikung. Ducati Superleggera V4 Centenario Superleggera V4 Centenario diproduksi terbatas hanya 500 unit. Selain itu, tersedia 100 unit edisi Tricolore dengan harga lebih tinggi dan livery khusus merah-putih-hijau. Edisi Tricolore juga terinspirasi dari motor balap klasik Ducati era 1980-an. Motor ini memakai nomor 618 sebagai penghormatan kepada Marco Lucchinelli. Setiap unit dikirim dalam peti kayu eksklusif lengkap dengan sertifikat keaslian. Konsumen juga mendapatkan aksesori tambahan seperti cover motor dan paddock stand. Dengan banderol mulai 150.000 Euro atau sekitar Rp 2,9 miliar, Superleggera V4 Centenario bukan sekadar motor. Ini adalah simbol teknologi, performa, dan sejarah panjang Ducati di dunia balap. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang