Ai Ogura sukses meraih podium ketiga pada MotoGP Prancis 2026 yang digelar akhir pekan lalu. Pebalap Trackhouse Aprilia itu pun mencetak sejumlah sejarah. Selain menjadi pebalap Jepang pertama yang naik podium MotoGP setelah lebih dari satu dekade, Ogura juga menjadi pebalap pertama jebolan Asia Talent Cup yang meraih podium MotoGP.Ogura menunjukkan kecepatan luar biasa pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans. Sepanjang 27 putaran, pebalap Jepang itu menghasilkan lap time yang konsisten dengan rata-rata 1 menit 31,657 detik. Rider Jepang itu juga hanya berjarak 0,874 detik dari Jorge Martin sang kampiun MotoGP Prancis 2026. Finis di urutan ketiga membuat Ogura terlibat dalam sejumlah sejarah baru. Pertama, Ogura ikut dalam kemenangan bersejarah Aprilia yang untuk pertama kalinya finis 1-2-3 di MotoGP alias sapu bersih kemenangan. Selain itu Ogura mencatatkan podium pertamanya dan mengakhiri paceklik podium selama 14 tahun bagi Jepang.Diketahui, meskipun Jepang memiliki hubungan yang kuat dengan MotoGP, negara produsen motor ini belum meraih podium selama lebih dari satu dekade terakhir. Pebalap uji Yamaha, Katsuyuki Nakasuga, adalah peraih podium terakhir untuk Jepang tersebut sebelum Ogura, tepatnya pada tahun 2012 dalam wet race yang 'aneh' di Valencia.Sebelum itu, podium terakhir yang diraih pebalap Jepang di lintasan kering adalah pada tahun 2006, ketika Shinya Nakano finis kedua di Assen, Belanda.Di samping itu, Ogura juga menciptakan tonggak sejarah besar bagi MotoGP Sports Entertainment (sebelumnya Dorna Sports). Ai Ogura menjadi pebalap pertama jebolan Asia Talent Cup yang meraih podium MotoGP."Tentu saja, saya merasa para pebalap Jepang berkembang dengan baik sekarang," kata Ogura setelah Grand Prix Prancis seperti dikutip dari Crash."Jika podium ini memberikan dorongan lain bagi mereka (pebalap Jepang), maka itu sempurna untuk saya. Jadi, ini bagus," sambungnya.Ogura menambahkan, keinginannya meraih podium MotoGP sangat kuat, terutama setelah balapan di Thailand, Brasil, dan AS."Jadi, sangat, sangat senang dengan balapan (di Prancis) ini. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Terima kasih kepada seluruh tim Trackhouse," tukasnya.