Hyundai Ioniq 5 di GJAW 2025 GULIR UNTUK LANJUT BACA VinFast VF 3 yang dibanderol Rp195 juta membawa terobosan di kelasnya dengan dukungan pengisian daya cepat atau DC fast charging yang cukup mumpuni. Mobil boxy ini diklaim mampu mengisi daya hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 36 menit jika menggunakan stasiun pengisian yang tepat. BYD M6 di GIIAS 2025 Bergeser ke segmen menengah, BYD M6 dan Dolphin menjadi standar baru berkat teknologi Blade Battery yang mendukung daya pengisian hingga 115 kW. Dengan harga di kisaran Rp380 jutaan hingga Rp430 jutaan, mobil keluarga ini hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk menambah jangkauan dari 10 ke 80 persen berdasarkan pengalaman VIVA Otomotif. Hyundai Ioniq 5 yang kini dipasarkan mulai Rp809 juta tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu yang tercepat di Indonesia. Berkat sistem kelistrikan 800V, mobil ini sanggup menyedot daya dari ultra-fast charger 350 kW untuk pengisian 10 ke 80 persen hanya dalam 18 menit.Kemajuan paling mencolok hadir dari pendatang baru Xpeng yang memamerkan teknologi pengisian 5C pada jajaran produk terbarunya di awal 2026. Model sedan The Next P7 yang diperkirakan masuk pasar dalam waktu dekat sanggup memberikan jarak tempuh ratusan kilometer hanya dalam 12 menit pengisian. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di kasta tertinggi, Mercedes-Benz EQS yang dijual seharga Rp3,54 miliar menawarkan keseimbangan antara kapasitas baterai jumbo dan kecepatan pengisian stabil. Meski baterainya sangat besar, teknologi manajemen suhu yang canggih memastikan pengisian tetap cepat tanpa merusak sel baterai dalam jangka panjang.Memasuki tahun 2026, perbedaan kecepatan ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan onboard charger masing-masing kendaraan dalam menerima daya besar. Konsumen kini mulai sadar bahwa harga yang lebih mahal seringkali berbanding lurus dengan efisiensi waktu saat melakukan pengisian daya di perjalanan.