Pasar mobil nasional pada September 2025 menunjukkan tanda-tanda stabil, meski belum sepenuhnya pulih dari tekanan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi kendaraan dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat sebanyak 62.071 unit, naik tipis 0,5 persen dibanding Agustus 2025 yang mencapai 61.777 unit. Kenaikan kecil ini menjadi sinyal awal bahwa permintaan mulai bergerak positif setelah sempat melemah pada kuartal sebelumnya. Namun secara tahunan, pasar masih tertekan karena penjualan turun 15,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Ilustrasi penjualan mobil Di tengah tren pasar yang masih berhati-hati, persaingan di daftar 10 besar mobil terlaris nasional justru semakin dinamis. Model keluarga dan niaga ringan tetap mendominasi, sementara segmen kendaraan listrik belum mampu kembali menembus papan atas. Toyota Kijang Innova kembali menjadi penguasa pasar dengan total distribusi 6.143 unit, melonjak tajam dibanding bulan sebelumnya yang hanya 3.741 unit. Kombinasi antara varian Reborn bermesin diesel dan Zenix dengan opsi hybrid membuat Innova tetap relevan di berbagai segmen pembeli, mulai dari konsumen pribadi hingga kebutuhan armada korporasi. Di posisi kedua, Daihatsu Gran Max pikap mencatat distribusi 3.932 unit, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 3.607 unit. Model niaga ringan ini terus menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu berkat kebutuhan logistik dan angkutan barang yang masih tinggi. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV Sementara itu, Toyota Avanza yang kerap disebut “mobil sejuta umat” berada di peringkat ketiga dengan 2.804 unit. Menariknya, BYD kembali gagal menembus daftar 10 besar mobil terlaris nasional. Padahal, pada Juli 2025, merek asal China ini sempat mencuri perhatian lewat dua model andalannya, Sealion 7 dan M6 yang masing-masing mencatat 939 unit dan 891 unit. Namun performa positif tersebut tak berlanjut. Pada September 2025, total wholesales BYD bahkan hanya mencapai 1.088 unit, turun 57,5 persen secara bulanan. Angka tersebut membuat BYD absen dari daftar mobil terlaris selama dua bulan berturut-turut. Meski demikian, kehadiran BYD tetap menjadi indikator penting atas mulai terbentuknya pasar kendaraan listrik di Indonesia. BYD M6 dipakai setahun, sukses melibas Dieng hingga perjalanan jauh lain, hemat biaya servis, tapi ada beberapa kekurangan. Berikut 10 mobil terlaris di Indonesia September 2025; 1. Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 6.143 unit2. Daihatsu Gran Max PU: 3.932 unit3. Toyota Avanza: 2.804 unit4. Suzuki Carry PU: 2.682 unit5. Toyota Calya: 2.523 unit6. Toyota Rush: 2.273 unit7. Honda Brio (Satya dan RS): 2.104 unit8. Mitsubishi Destinator: 2.042 unit9. Daihatsu Sigra: 1.738 unt10. Toyota Hilux PU: 1.498 unit Berikut 10 mobil terlaris di Indonesia Agustus 2025; 1. Toyota Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 3.741 unit2. Daihatsu Gran Max PU: 3.607 unit3. Toyota Avanza: 3.148 unit4. Suzuki Carry PU: 2.613 unit5. Daihatsu Sigra: 2.377 unit6. Honda Brio (Satya dan RS): 2.346 unit7. Toyota Calya: 2.285 unit8. Mitsubishi Destinator: 2.213 unit9. Toyota Rush: 1.949 unit10. Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross): 1.668 unit Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.