Indonesia akan memiliki mobil nasional, dengan mobil listrik yang akan menjadi basisnya. Sudah ada tim khusus yang menggarap proyek tersebut. Tim khusus tersebut adalah Indigenous Indonesian Car (I2C). Tim ini dibentuk oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dan sudah memiliki contoh model dari mobil listrik yang akan digarap. Harsusanto, Presiden Direktur PT TMI, mengatakan, pada 2024 awal, dirinya dipanggil oleh Menteri Pertahanan pada saat itu, yakni Prabowo Subianto. Dia diajak untuk berbicara mengenai masalah kemandirian nasional. TMI mendapat mandat Presiden RI kembangkan mobil nasional dengan IP lokal, target produksi massal pada 2027-2028. "Nah, di dalam salah satu buku beliau, beliau menginginkan adanya mobil nasional yang dikembangkan oleh putra-putri kita. Kemudian, dari situ kita banyak melakukan pembicaraan," ujar Harsusanto, kepada Kompas.com, belum lama ini. Harsusanto mengatakan, alih-alih mendapat sebutan mobil nasional, dirinya lebih memilih menyebut proyek ini dengan sebutan kendaraan listrik Indonesia asli. "Jadi, dari sana kemudian kita coba untuk membuat tim kecil, dan kemudian kita merancang. Jadi, arahannya beliau adalah yang cukup gagah, dan kemudian 7-seaters, dan listrik," kata Harsusanto. I2C, mobil nasional baru berwujud SUV listrik, siap tampil perdana di GIIAS 2025 dengan desain Italdesign. Harsusanto menambahkan, awalnya ada dua pilihan untuk tipe baterai, yakni Lithium Ferro Phosphate (LFP) dan Nickel Mangan Cobalt (NMC). Mengingat hilirisasi adalah program pemerintah, akhirnya diputuskan menggunakan baterai NMC. "Waktu itu yang sementara diberikan tugas itu PT TMI. Sebetulnya itu kendaraan sementara Mungkin kedepannya akan tidak TMI. Tapi, sementara sebagai embrionya kita kembangkan dulu, karena kita punya resources di situ, yang punya pengalaman dalam hal software, hardware. Kemudian berjalanlah program ini," ujarnya. TMI mendapat mandat Presiden RI kembangkan mobil nasional dengan IP lokal, target produksi massal pada 2027-2028. Setelah itu, I2C membuat bentuk model mobil listrik yang akan dikembangkan. Untuk pertama kalinya, model tersebut diperkenalkan ke publik pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang. Proyek mobil nasional ini juga sudah diusulkan untuk masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Diharapkan, kendaraan listrik asli Indonesia ini bisa bersaing juga dengan merek mobil listrik lainnya, seperti BYD, Chery, VinFast, dan lainnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang