– Satu lagi merek mobil listrik asal China, Leapmotor, akan masuk ke pasar Indonesia. Meski demikian, waktu kehadirannya masih belum diumumkan secara rinci. Di Indonesia, Leapmotor berada di bawah naungan PT Indomobil National Distributor yang merupakan bagian dari Indomobil Group. Adapun Leapmotor merupakan merek otomotif yang berada di bawah grup Stellantis, konglomerasi otomotif yang menaungi 14 merek mobil termasuk Abarth, Alfa Romeo, Chrysler hingga Peugeot. Leapmotor Plant Meski belum mengumumkan jadwal peluncuran secara resmi di Indonesia, Leapmotor mulai memperkenalkan sejumlah keunggulan teknologi yang diusung pada produknya. Salah satunya adalah arsitektur baterai Cell-to-Chassis (C2C), yakni pendekatan integrasi baterai yang memungkinkan sel baterai menjadi bagian langsung dari struktur kendaraan. "Berbeda dengan sistem baterai konvensional yang menggunakan struktur cell-to-module-to-pack, teknologi C2C menghilangkan lapisan modul baterai dan mengintegrasikan sel baterai langsung ke dalam rangka kendaraan," tulis Leapmotor dalam keterangan resmi, Selasa (24/3/2026). Melalui pendekatan ini, baterai tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga menjadi bagian dari struktur kendaraan itu sendiri. Leapmotor plant Integrasi tersebut memungkinkan peningkatan efisiensi ruang baterai secara signifikan, dengan tingkat pemanfaatan ruang baterai yang dapat mencapai sekitar 91 persen. Leapmotor menyebut, desain yang lebih terintegrasi juga membantu mengurangi jumlah komponen pada sistem baterai, sehingga mendukung struktur kendaraan yang lebih ringkas dan efisien. Selain meningkatkan efisiensi ruang, teknologi Cell-to-Chassis juga diklaim memberikan keuntungan pada aspek struktural kendaraan.   Leapmotor siap meluncur di Indonesia pertengahan 2026 "Dengan baterai yang menjadi bagian dari rangka kendaraan, tingkat kekakuan bodi kendaraan atau torsional rigidity dapat meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas berkendara serta mendukung aspek keselamatan kendaraan listrik," tulis keterangan tersebut. Teknologi ini juga didukung sistem manajemen baterai yang dapat memantau performa dan keamanan baterai secara real-time. "Teknologi ini telah diterapkan pada beberapa model kendaraan listrik Leapmotor, termasuk sedan listrik Leapmotor C01, SUV listrik Leapmotor C11, serta SUV listrik generasi terbaru Leapmotor C10," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang