Harga sepeda motor listrik di Indonesia kembali mengalami perubahan pada Agustus 2026. Sejumlah model masih dijual dengan harga yang relatif terjangkau, sementara beberapa produk mengalami penyesuaian harga dibandingkan periode sebelumnya. Berdasarkan daftar harga di situs resmi pada Agustus 2026, perubahan paling terlihat terjadi pada Maka Cavalry yang mengalami kenaikan harga. Sebaliknya, sejumlah model Polytron Fox justru mendapatkan penurunan harga hingga Rp 1,5 juta. Harga tersebut merupakan harga on the road (OTR) Jakarta dan dapat berbeda di setiap daerah, serta juga dapat berubah sewaktu-waktu. Maka Cavalry tampil di IIMS 2025 Maka Cavalry Naik Rp 3 Jutaan Maka menjadi salah satu merek yang melakukan penyesuaian harga pada Agustus 2026. Harga Maka Cavalry kini dipatok Rp 39,5 juta. Harga tersebut naik Rp 3,15 juta dibandingkan sebelumnya yang berada di angka Rp 36,35 juta. Sementara itu, sejumlah motor listrik lain masih ditawarkan dengan harga yang sama. Misalnya, jajaran Indomobil eMotor terdiri dari QT Rp 15 juta, QT Pro Rp 18,8 juta, Sprinto Rp 25,75 juta, Adora Rp 25,15 juta, Tyranno Rp 26,75 juta, dan Tyranno X Rp 32,8 juta. Booth Alva di GIIAS 2025 Alva juga menawarkan N3 dengan skema sewa baterai mulai Rp 16,5 juta, sedangkan versi unit dan baterai Next Gen dibanderol Rp 31,5 juta. Model lainnya yakni One XP Rp 31,5 juta, Cervo 2 Batteries Rp 35,75 juta, Cervo X Rp 43,4 juta, dan Cervo Q Rp 48 juta. Untuk merek Gesits, harga Raya E tercatat Rp 26,5 juta, G1 Rp 28,33 juta, GV1 Standard Range Rp 23,956 juta, dan GV1 Long Range Rp 29,9 juta. Volta Mandala Brilliant Yellow yang dijual terbatas, harganya sama, cuma Rp 10,95 juta setelah potong subsidi Polytron Turun hingga Rp 1,5 Juta Berbeda dengan Maka, Polytron justru memberikan penyesuaian harga ke bawah pada seluruh model Fox yang tercantum dalam daftar. 200 dengan skema sewa baterai turun dari Rp 12,5 juta menjadi Rp 12,1 juta atau lebih murah Rp 400.000. Sementara versi dengan baterai dibeli turun dari Rp 21,5 juta menjadi Rp 21,1 juta. Penurunan juga terjadi pada Fox 350. Versi sewa baterai kini Rp 16,5 juta, turun Rp 500.000 dari sebelumnya Rp 17 juta. Adapun versi beli baterai turun dari Rp 29 juta menjadi Rp 28,5 juta. Gesits GV1 akhirnya resmi diperkenalkan ke publik dalam ajang Jakarta Fair 2025 Penurunan paling besar terjadi pada Fox 500. Varian sewa baterai kini dibanderol Rp 38,2 juta, turun Rp 1,5 juta dari sebelumnya Rp 39,7 juta. Versi dengan baterai dibeli juga turun Rp 1,5 juta, dari Rp 57,2 juta menjadi Rp 55,7 juta. Selain kedua merek tersebut, harga sejumlah motor listrik lainnya masih berada di kisaran sebelumnya. Selis, misalnya, menawarkan Neo Scootic Rp 13,5 juta, E-Max Rp 15,5 juta, Agats SLA Rp 19,9 juta, Retro Rp 27 juta, New Balis Rp 48 juta, dan New Bromo Rp 52,85 juta. Di kelas premium, Honda CUV e: dibanderol Rp 54,45 juta, sedangkan CUV e: RoadSync Duo Rp 59,65 juta. Kawasaki Z e-1 berada di angka Rp 147,7 juta dan Ninja e-1 Rp 150,6 juta. Sementara itu, motor listrik termahal dalam daftar ini masih Vespa Elettrica dengan harga Rp 198 juta OTR Jakarta. Motor listrik Honda hadir dengan fitur unggulan dan banderol hemat. Berikut ini daftar harga motor listrik pada Agustus 2026: