Setiap ban mobil memiliki deretan kode dan angka yang tercetak pada dinding ban. Informasi tersebut bukan sekadar penanda ukuran, melainkan juga memuat spesifikasi penting, mulai dari dimensi, konstruksi, kemampuan menahan beban, batas kecepatan, hingga informasi produksi. Memahami arti kode pada ban penting bagi pemilik kendaraan agar tidak salah saat mengganti ban. Dengan mengetahui maknanya, konsumen dapat memilih ban yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan sekaligus memahami batas kemampuan ban saat digunakan. Dept. Head Business Sales Support PT Gajah Tunggal Tbk Asep Faisal mengatakan, seluruh informasi mengenai spesifikasi ban sudah tersedia pada bagian dinding ban. Salah satu contoh yang umum dijumpai adalah kode berukuran 255/45 R20. "Apa sih yang dimaksud lebar telapak ban? Jadi, yang disebut lebar telapak adalah lebar bagian sisi luar dari ban, 255 mm," ujar Asep, kepada wartawan, saat ditemui di Proving Ground Gajah Tunggal, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026). Ban mobil GT Radial di GIIAS 2025 Menurut Asep, angka 255 menunjukkan lebar ban dalam satuan milimeter. Artinya, lebar ban dari sisi luar ke sisi luar adalah 255 mm. Selanjutnya, angka 45 merupakan aspek rasio atau perbandingan tinggi dinding ban terhadap lebarnya. "Kemudian, 45 adalah aspek rasio untuk tinggi. Tinggi ban ini dalam persen. Tinggi dari ujung bawah ban sampai dengan permukaan, 45% x 255 mm, itulah tinggi sesungguhnya. Semakin kecil angkanya, berarti bannya semakin tipis profilnya," kata Asep. Kode berikutnya adalah huruf R, yang menunjukkan konstruksi radial. Jenis konstruksi ini saat ini paling banyak digunakan pada kendaraan penumpang karena menawarkan kenyamanan dan stabilitas yang lebih baik. Ban GT Radial di GIIAS 2025 Asep menjelaskan, selain radial, masih ada ban dengan konstruksi bias yang umumnya digunakan untuk kebutuhan kendaraan tertentu. "Lalu, angka 20 adalah diameter ban. Satuannya inci, jadi ada yang 20 inci, ada 18 inci, dan seterusnya," ujar Asep. Pahami Indeks Beban Ban Selain ukuran ban, terdapat pula informasi mengenai indeks beban atau load index. Kode ini menunjukkan kemampuan maksimal ban dalam menopang beban. Ban mobil GT Radial Savero AT Pro "Di dalam ban juga terdapat indeks beban. Misalkan, tertulis 105 di ban. Nanti bisa lihat di tabel, 105 menampung beban berapa," kata Asep. Sebagai contoh, kode 105 berarti satu ban mampu menopang beban hingga 925 kilogram. Dengan demikian, jika kendaraan menggunakan empat ban dengan indeks yang sama, total kemampuan menopang bebannya tinggal dikalikan empat, sesuai kapasitas kendaraan. Informasi penting lainnya adalah indeks kecepatan atau speed rating, yang biasanya ditandai dengan huruf. Daftar load index dan speed index pada ban Arti Kode Indeks Kecepatan "Kemudian, ada indeks kecepatan. Misalkan kode W, lihat di tabel, maka maksimal kecepatannya 270 km/jam," ujarnya. Meski demikian, Asep menegaskan bahwa angka tersebut bukan berarti kendaraan harus dipacu hingga kecepatan tersebut saat digunakan di jalan raya. Menurut dia, batas kecepatan tersebut merupakan hasil pengujian yang dilakukan pabrikan untuk memastikan ban tetap aman digunakan hingga kecepatan maksimum sesuai spesifikasinya. Dengan memahami arti setiap kode pada ban, pemilik kendaraan dapat lebih mudah memilih ban pengganti yang sesuai sekaligus mengetahui batas kemampuan ban saat digunakan dalam berbagai kondisi berkendara.