BYD sudah memperkenalkan Denza B5 beberapa waktu lalu dengan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Belum lama ini, BYD Indonesia juga mulai serius melakukan edukasi terkait teknologi tersebut. BYD memiliki istilahnya sendiri untuk teknologi PHEV yang disebut dengan Dual Mode (DM). Mesin pembakaran internal diutamakan untuk mengisi daya pada baterai. Tapi, mesin tersebut juga bisa bekerja secara paralel dengan motor listrik untuk menggerakkan roda. Jadi, berbeda dengan teknologi range extended electric vehicle (REEV) yang mesin konvensionalnya tidak digunakan untuk menggerakkan roda. Edukasi tersebut ditampilkan pada unggahan Instagram resmi BYD Indonesia @byd_indonesia, belum lama ini. Pada unggahan tersebut, dijelaskan secara ringan bagaimana teknologi BYD Dual Mode bekerja. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan meluncurkan teknologi baru di Indonesia. "Kami akan melakukan peluncuran teknologi baru dengan tingkat efisiensi jauh di atas mobil bensin konvensional biasa dan performa setara EV, ditambah fleksibilitas yang lebih tinggi," ujar Luther, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. BYD mulai edukasi soal teknologi Dual Mode "Teknologi ini juga menjawab situasi ketidakpastian harga BBM saat ini dan sejalan dengan program transisi energi pemerintah," kata Luther. Menariknya, pada unggahan tersebut, mobil yang dijadikan ilustrasi bukanlah Denza B5. Tapi, mobil yang digunakan sebagai ilustrasi adalah M6. Beberapa waktu lalu, sempat tertangkap kamera mobil yang diduga M6 berteknologi DM sedang tes jalan. Saat itu, BYD masih enggan berkomentar mengenai produk terbarunya tersebut. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang