BYD optimistis dapat mencapai target penjualan ekspor di luar China pada 2026 sebesar 1,5 juta unit kendaraan, bahkan berpeluang melampauinya. Keyakinan tersebut disampaikan BYD kepada analis dalam paparan kinerja terbaru. Selain itu, perusahaan menilai pasar luar negeri ke depan berpotensi menyumbang hingga sekitar setengah dari total bisnisnya. Sebelumnya, pada Januari 2026, BYD menargetkan ekspor sebesar 1,3 juta unit. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sempat mencapai 1,6 juta unit. Pabrik BYD di Zhengzhou, China Dilansir dari Reuters, kontribusi penjualan luar negeri BYD memang terus meningkat. Kondisi ini yang kemudian mendorong optimisme BYD terhadap pertumbuhan pasar globalnya. Pada 2025, porsi penjualan luar negeri BYD tercatat mencapai 22,7 persen. Sementara itu, pada periode Januari–Februari 2026, angkanya melonjak hingga sekitar 50 persen. Namun demikian, di sisi lain kinerja keuangan BYD sedang tertekan. Perusahaan melaporkan laba pada 2025 turun lebih besar dari perkiraan akibat perang harga di pasar domestik China. Selain itu, persaingan yang semakin ketat serta melemahnya permintaan di pasar dalam negeri turut memengaruhi kinerja perusahaan. Bocoran BYD Atto 3 versi terbaru Untuk mengatasi kondisi tersebut, BYD mulai memperluas pasar ke luar negeri. Salah satu strateginya adalah membangun pabrik di berbagai negara agar lebih dekat dengan konsumen. Pabrik BYD di Eropa dan Indonesia pun diperkirakan mulai berproduksi massal pada Maret atau April 2026. Di samping itu, BYD menegaskan tidak ingin terus terlibat dalam perang harga. Sebaliknya, perusahaan memilih fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi melalui investasi riset dan pengembangan (R&D). Sementara itu, pemerintah China mulai mengatur persaingan di industri otomotif agar lebih sehat, antara lain dengan menetapkan pedoman harga guna mencegah praktik penjualan di bawah biaya produksi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang