Pelayanan Samsat Outlet. [Ilustrasi] Kepala Bapenda Provinsi Bengkulu, Hadianto, menjelaskan bahwa program ini tidak berlangsung sepanjang tahun. Ada periode khusus yang telah ditetapkan agar masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Program diskon 50 persen untuk mutasi kendaraan ini direncanakan berjalan mulai April hingga Agustus 2026,” ujar Hadianto dalam keterangan resminya dikutip VIVA, Senin 30 Maret 2026.Artinya, masyarakat hanya punya waktu sekitar lima bulan untuk menikmati potongan biaya tersebut. Momentum ini dinilai sangat penting, terutama bagi pemilik kendaraan dengan pelat nomor luar daerah yang masih beroperasi di Bengkulu.Dorong Tertib Administrasi dan Dongkrak PADProgram ini bukan sekadar insentif ekonomi. Pemerintah daerah juga ingin mendorong kepatuhan administrasi kendaraan bermotor, khususnya bagi kendaraan yang belum melakukan mutasi ke pelat Bengkulu (BD).Selain mutasi antarprovinsi, diskon ini juga berlaku untuk perpindahan kepemilikan kendaraan maupun mutasi antarwilayah di dalam Provinsi Bengkulu. Dengan biaya yang lebih ringan, diharapkan masyarakat tidak lagi menunda proses administrasi kendaraan.Langkah ini juga berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Semakin banyak kendaraan yang terdaftar resmi di Bengkulu, semakin besar pula kontribusi terhadap kas daerah.Jangan Tunggu Melewati Batas WaktuDengan durasi yang terbatas, masyarakat diimbau untuk segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan. Proses mutasi kendaraan memang dikenal cukup administratif, sehingga kesiapan dokumen menjadi kunci agar proses berjalan lancar.Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain STNK asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, KTP pemilik baru sesuai wilayah mutasi, serta kuitansi jual beli kendaraan untuk proses balik nama.Layanan diskon ini dapat diakses di seluruh kantor Samsat yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat mengurus proses ini secara mandiri tanpa menggunakan jasa calo, demi menjaga transparansi dan menghindari biaya tambahan.Hadianto pun menegaskan bahwa program ini merupakan kesempatan yang sayang untuk dilewatkan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kami mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program ini. Dengan mengurus mutasi dan membayar pajak kendaraan, kita turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tutupnya.Bagi pemilik kendaraan yang selama ini menunda mutasi, diskon 50 persen ini bisa jadi momentum terbaik. Jangan sampai terlambat, karena setelah Agustus 2026, biaya kembali normal.