Ilustrasi laptop di dalam mobil Meninggalkan laptop di dalam mobil mungkin terlihat praktis, terutama untuk orang yang sering bepergian. Namun, menurut artikel SlashGear, kebiasaan ini bisa menimbulkan risiko serius terhadap perangkat, bahkan dalam waktu singkat. Dirangkum VIVA dari SlashGear Kamis, 13 November 2025, berikut beberapa alasan mengapa kamu tidak boleh meninggalkan laptop di mobil, salah satunya bisa berisiko serius. ilustrasi laptop mode sleep 1. Suhu Ekstrem di Dalam MobilSuhu dalam mobil yang diparkir bisa berubah drastis dalam waktu singkat: - Saat terpapar sinar matahari, suhu kabin dapat meningkat sekitar 3,2 °F (≈1,8 °C) setiap 5 menit, dengan sekitar 80 persen kenaikan terjadi dalam 30 menit. - Bahkan pada suhu luar yang sedang, kabin mobil bisa mencapai lebih dari 110 °F (≈43 °C) dalam waktu singkat. Laptop modern menggunakan baterai lithium-ion dan komponen elektronik sensitif yang tidak dirancang untuk suhu ekstrem. Produsen laptop, termasuk Apple, secara tegas memperingatkan pengguna agar tidak meninggalkan laptop di mobil yang terparkir, karena panas dapat merusak komponen internal atau baterai.2. Dampak Kerusakan pada LaptopMeninggalkan laptop di dalam mobil berisiko menimbulkan beberapa masalah serius:- Baterai menurun kapasitasnya lebih cepat, bisa membengkak, atau bahkan bocor jika terpapar panas tinggi.- Komponen internal seperti SSD, sirkuit, dan layar bisa rusak akibat panas berlebihan.Suhu dingin ekstrem juga berbahaya: baterai melemah, layar menjadi lambat merespons, dan kondensasi saat dipindahkan ke suhu hangat dapat merusak rangkaian elektronik.Secara keseluruhan, fluktuasi suhu yang ekstrem bisa memperpendek umur laptop dan mengurangi kinerjanya secara signifikan.3. Tips Jika Terpaksa Menyimpan Laptop di MobilJika situasi memaksa Anda meninggalkan laptop di mobil, beberapa langkah mitigasi bisa membantu:- Matikan laptop sepenuhnya, jangan hanya dalam mode “sleep”.- Simpan di bagian mobil yang lebih sejuk, misalnya lantai kabin atau bawah kursi, hindari dashboard atau kursi yang langsung terpapar matahari.- Gunakan pelindung atau sleeve dengan insulasi termal untuk meredam suhu ekstrem.- Setelah mengambil kembali laptop, biarkan perangkat menyesuaikan suhu ruangan sebelum dinyalakan, untuk menghindari kerusakan akibat kondensasi. Ilustrasi laptop di dalam mobilLangkah-langkah ini tidak sepenuhnya menghilangkan risiko, tetapi dapat membantu meminimalkan kerusakan.Meninggalkan laptop di dalam mobil adalah kebiasaan yang sangat berisiko, karena suhu ekstrem dan fluktuasi termal dapat merusak baterai, komponen elektronik, dan bahkan menyebabkan kehilangan data. Menekankan pentingnya mengambil laptop keluar dari kendaraan atau menggunakan penyimpanan yang lebih aman, agar perangkat tetap terlindungi dan berfungsi optimal dalam jangka panjang.