Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, mulai 28 Agustus hingga 5 September 2026. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan di sekitar exit tol Plumpang Tanjung Priok, tepatnya di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, serta kawasan putar balik (U-turn) Plumpang arah Yos Sudarso menuju Kelapa Gading. Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan Sudinhub Jakarta Utara Wahyu Wijayanto mengatakan, rekayasa difokuskan pada pengaturan kendaraan yang keluar dari off-ramp Yos Sudarso serta kendaraan yang melakukan putar balik dari arah selatan maupun utara. Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Jakarta "Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan," ujar Wahyu, dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026). Menurut dia, uji coba ini juga dilakukan untuk mencegah kendaraan roda dua yang melawan arah dari Sungai Bambu menuju Plumpang. Perilaku tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya. Barrier 480 Meter, Jalur Dibuat Mirip Busway Dalam rekayasa terbaru, Sudinhub Jakarta Utara akan memasang pembatas jalan (barrier) sepanjang kurang lebih 480 meter. Putaran balik Plumpang di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, menjadi area melawan arah. Senin, (30/3/2026). "Berbeda dari sebelumnya, barrier kini digeser ke sisi kanan jalan atau sisi timur untuk menciptakan jalur khusus yang menyerupai jalur busway," kata Wahyu. Jalur tersebut nantinya tidak hanya digunakan oleh bus Transjakarta. Kendaraan yang akan melakukan putar balik menuju arah Kelapa Gading juga dapat menggunakan jalur tersebut secara bersama-sama (mix). Dengan pola ini, pengaturan kendaraan diharapkan menjadi lebih terarah sehingga potensi konflik arus lalu lintas dapat dikurangi. Ilustrasi rekayasa lalu lintas Antisipasi Lawan Arah dan Pungli Uji coba rekayasa lalu lintas tersebut juga merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai pelanggaran melawan arah serta praktik pungutan liar (pungli) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Untuk meningkatkan keselamatan, barrier yang dipasang terdiri dari kombinasi pembatas beton dan plastik. Pembatas plastik ditempatkan pada bagian awal dan akhir jalur untuk mengurangi risiko fatal apabila terjadi kecelakaan. "Pada bagian ujung awal dan akhir, kami menggunakan barrier plastik untuk meminimalisir fatalitas jika terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan," ujar Wahyu. Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara mulai ramai dilalui kendaraan pada H+5 perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, Kamis (26/3/2026) Selama masa uji coba, empat petugas akan dikerahkan setiap hari untuk membantu mengatur arus kendaraan. Petugas juga akan melakukan analisis dan evaluasi terhadap penerapan rekayasa lalu lintas tersebut. Setelah masa uji coba selesai, Sudinhub Jakarta Utara akan mengevaluasi hasil penerapannya. Sebelumnya, rapat teknis juga telah dilakukan bersama para pemangku kepentingan terkait. Spanduk imbauan turut dipasang untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai rekayasa lalu lintas yang sedang berlangsung.