Penutupan total Jalan Arteri Yos Sudarso sisi barat di Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai Rabu (12/11/2025) selama satu bulan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pengerjaan proyek Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1A yang membutuhkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan di sekitar lokasi. Meski begitu, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas kendaraan masih dapat melintas melalui sisi timur dengan sistem contra flow. Kanit Lantas Polsek Genuk, Iptu Bambang Triono, menjelaskan bahwa kendaraan masih bisa melintas melalui sisi timur Jalan Arteri Yos Sudarso dengan sistem contra flow. Jalan Alteri Yos Sudarso sisi barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, akan ditutup karena ada pengerjaan Jalan Tol Semarang-Demak sejak Rabu (2/11/2025). “Yang sisi timur dibuat contra flow. Jadi tidak ada istilah pengalihan arus,” kata Bambang dikutip dari Kompas.com, Sabtu (15/11/2025) Ia juga mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan Kaligawe agar berhati-hati dan bersabar menghadapi kepadatan. “Mengingat pasti berdampak pada ketersendatan arus lalu lintas,” kata Bambang. Bambang menyarankan pengendara dari arah Demak menuju Kota Semarang agar mengambil jalur alternatif melalui Simpang Genuk. “Dari sana ke kiri lewat Jalan Wolter Monginsidi, lalu ke Jalan Arteri Sukarno Hatta Pedurungan, baru ke arah kota,” katanya. Sementara itu, kendaraan dari arah tol yang hendak masuk ke kawasan pelebaran dapat mengambil jalur kanan dan mengikuti sistem contra flow. “Petugas juga akan bersiaga untuk mengarahkan pengendara,” katanya. Sementara, untuk kendaraan dari arah Pelabuhan Semarang diarahkan untuk putar balik di sekitar SMP 4 Sultan Agung. Penutupan total sisi barat Jalan Arteri Yos Sudarso ini akan berlangsung hingga pertengahan Desember 2025. Polisi mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan petunjuk petugas selama masa pengerjaan proyek berlangsung. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.