Ilustrasi mobil bekas Memiliki mobil pribadi di Jakarta seringkali dianggap sebagai beban finansial yang besar bagi kantong karyawan menengah. Namun, banyak yang bertanya apakah mungkin mengoperasikan mobil bekas dengan biaya hanya Rp1 juta per bulan. Angka satu juta rupiah sebenarnya berada di garis batas antara efisiensi ekstrem dan risiko finansial. Jika Anda sudah memiliki unit secara tunai, anggaran ini harus dibagi sangat ketat untuk bensin, pajak, dan perawatan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari penelusuran VIVA Otomotif Selasa 24 Februari 2026, faktor pertama yang menjadi penentu utama adalah pemilihan unit mobil yang memiliki spesifikasi mesin kecil. Mobil di kelas LCGC seperti Daihatsu Ayla 1.0 lawas atau Suzuki Karimun Wagon R keluaran 2015 adalah kandidat terkuat untuk misi ini.Kedua mobil tersebut memiliki Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang sangat rendah, yakni di kisaran Rp1,2 juta per tahun. Jika dibagi rata, Anda hanya perlu menyisihkan Rp100 ribu setiap bulan untuk kewajiban surat-menyurat.Tantangan sesungguhnya muncul saat kita menghitung konsumsi bahan bakar di tengah kemacetan Jakarta yang legendaris. Mesin tiga silinder berkapasitas 998 cc menjadi pahlawan karena tetap irit meski harus merayap di jam sibuk.Dengan asumsi jarak tempuh harian 20 kilometer, Anda memerlukan anggaran bensin sekitar Rp600 ribu per bulan. Sisa saldo sebesar Rp300 ribu harus diputar untuk biaya parkir harian dan tabungan servis rutin.Kehadiran jalan tol di Jakarta menjadi variabel "pengganggu" yang bisa merusak seluruh rencana anggaran Anda. Sekali masuk tol dalam kota, saldo kartu elektronik Anda akan terpotong sekitar Rp11.000 untuk satu kali jalan.Jika Anda rutin lewat tol saat berangkat dan pulang kerja, biaya tol saja bisa membengkak hingga Rp480 ribu sebulan. Kondisi ini otomatis akan memakan jatah bensin dan membuat anggaran Rp1 juta menjadi mustahil.Solusi cerdasnya adalah dengan hanya menggunakan jalur tol pada pagi hari guna mengejar waktu masuk kantor. Saat pulang, pilihlah jalur arteri untuk menghemat biaya sekaligus menjaga sisa anggaran tetap aman. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Aspek perawatan juga tidak boleh dilupakan agar mobil tidak mogok dan menyebabkan biaya perbaikan yang membengkak. Anda wajib menyisihkan Rp100 ribu per bulan agar saat jadwal ganti oli tiba, dana sudah tersedia.Kesimpulannya, memelihara mobil bekas dengan biaya Rp1 juta di Jakarta adalah misi yang sangat masuk akal namun menuntut kedisiplinan. Anda harus rela membatasi nongkrong di mall dan lebih sering melintasi jalur non-tol.