Kenyamanan jok menjadi salah satu faktor penting dalam pengalaman berkendara, termasuk pada mobil listrik yang umumnya digunakan untuk mobilitas harian hingga perjalanan jarak menengah. Posisi duduk yang kurang pas bisa cepat menimbulkan pegal, terutama saat perjalanan macet atau jarak jauh. Pada beberapa mobil listrik, sudut jok belakang kerap terasa terlalu tegak dan pengaturannya terbatas. Kondisi ini juga ditemui pada Jaecoo J5 EV, sehingga sebagian pengguna mencari solusi agar posisi duduk bisa lebih rileks tanpa harus melakukan ubahan besar pada interior. Menjawab kebutuhan tersebut, rumah modifikasi interior Vertue Concept menghadirkan solusi peningkatan kenyamanan jok tanpa mengubah tampilan asli kabin. Fokusnya mencakup jok baris depan dan belakang. Head of Production Vertue Concept, Prasetyo Andi, mengatakan, modifikasi jok dilakukan untuk memaksimalkan kenyamanan interior, baik untuk baris depan maupun belakang. “Hal yang mendasari kami adalah memaksimalkan kenyamanan pada interior, baik di jok baris depan dan belakang Jaecoo J5. Beberapa pelanggan kami meminta untuk upgrade busa agar lebih nyaman, tanpa harus mengganti cover originalnya,” ujar Andi, kepada Kompas.com, Rabu (18/2/2026). Untuk meningkatkan kenyamanan duduk, Vertue Concept menggunakan material busa latex dengan spesifikasi khusus. “Kami menggunakan busa latex bersertifikasi dari Dunlopillo dengan tingkat ketebalan 2,5 cm,” kata dia. proses penambahan busa Jaecoo J5 EV Menurut Prasetyo, penggunaan lapisan latex tersebut tetap memperhatikan fitur bawaan jok, termasuk ventilated seat atau jok dengan pendingin di baris depan. Modifikasi dilakukan tanpa mengganggu fungsi sirkulasi udara. “Khusus untuk jok baris depan yang terdapat fitur pendingin, lapisan latexnya kami buatkan lubang sirkulasi sesuai dengan pola asli dari jok bawaannya supaya bentuk dari joknya tetap OEM look,” ucapnya. Tidak hanya bantalan duduk, Vertue Concept juga melakukan penyesuaian sudut sandaran jok baris kedua agar posisi duduk penumpang lebih rileks. Penyesuaian dilakukan menggunakan bracket tambahan yang bersifat plug and play. “Untuk sandaran jok baris kedua itu sudut kemiringan aslinya adalah 102,7 derajat. Setelah kita maksimalkan customnya sudut kemiringannya bisa menjadi 110,5 derajat. Konsumen enggak perlu khawatir, karena penambahan bracket sandaran ini tidak merusak garansi mobil, pemasangan plug and play, tanpa proses pengelasan dan pemotongan,” kata Prasetyo. Ia menambahkan, apabila pemilik kendaraan ingin mengembalikan ke setelan standar, komponen tersebut bisa dilepas kembali. Proses modifikasi jok tergolong singkat. Untuk penambahan latex dan pemasangan bracket, pengerjaan dapat selesai dalam satu hari. Jaecoo J5 EV “Untuk custom bracket dan penambahan latex sehari jadi. Mobil datang pagi dan bisa diambil sore,” ujarnya. Modifikasi serupa juga tidak terbatas hanya untuk Jaecoo J5 EV, namun bisa diterapkan pada model lain dengan pengecekan awal. “Custom bracket bisa kita terapkan ke mobil lain, karena setiap mobil berbeda dengan catatan harus ada pengecekan terlebih dahulu pada bracket jok aslinya dan dimensi dari komponen joknya,” kata Prasetyo. Soal biaya, paket modifikasi bracket sandaran jok dibanderol Rp 1,5 juta dengan potongan harga 20 persen untuk dua bulan ke depan. Sementara penambahan busa latex dipatok Rp 3 juta dan menjadi Rp 2,5 juta setelah diskon. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang