Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali menggelar kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan rutin yang menjadi favorit warga ini berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. CFD Bekasi dipusatkan di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani hingga kawasan Summarecon Bekasi. Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan protokol tersebut ditutup sementara untuk kendaraan bermotor guna memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin beraktivitas tanpa polusi udara. Warga membanjiri Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, saat hari bebas kendaraan atau car free day, Minggu (30/9/2018). Selain untuk berolahraga, car free day yang rutin digelar tiap Minggu pagi tersebut juga menjadi alternatif hiburan bagi warga untuk rekreasi, kegiatan sosial hingga kumpul komunitas. Sarana Olahraga dan Interaksi Warga Masyarakat dapat memanfaatkan area bebas kendaraan ini untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga menikmati berbagai aktivitas komunitas yang meramaikan kawasan tersebut. Selain efektif menjadi sarana menjaga kebugaran tubuh, gelaran CFD juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial yang penting bagi warga Bekasi untuk berkumpul bersama keluarga maupun kerabat. Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Sehubungan dengan penutupan jalan utama tersebut, Dinas Perhubungan Kota Bekasi bersama kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik demi kelancaran bersama. Berikut rute pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan selama CFD berlangsung: Dari Arah Kranji: Kendaraan dari arah Kranji yang menuju Jalan Jenderal Ahmad Yani dialihkan melalui Jalan Kemakmuran di samping Kantor Pemkot Bekasi, kemudian diarahkan menuju Jalan Veteran. Dari Arah Hasibuan dan Bulak Kapal: Kendaraan dari arah Jalan Hasibuan dan Bulak Kapal yang menuju pusat Kota Bekasi diarahkan berbelok ke kanan di Simpang Bekasi Cyber Park (BCP). Masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi CFD diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan lebih awal dan mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.