bulan dikeluhkan pengguna jalan karena kemacetan parah akibat proyek konstruksi, arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang–Jalan RA Kartini, Jakarta Selatan, akhirnya kembali normal. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengakhiri rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut mulai Senin (27/10/2025). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, keputusan ini diambil setelah kondisi lalu lintas di sekitar Simpang Antasari hingga Simpang Lebak Bulus mulai membaik. “Berakhirnya rekayasa lalu lintas ini juga dipengaruhi oleh telah selesainya beberapa pekerjaan konstruksi yang sebelumnya mengokupansi badan jalan, termasuk penataan simpang Fatmawati dan instalasi jaringan perpipaan,” ujar Syafrin dalam keterangan tertulis, Senin (27/10/2025). Syafrin menjelaskan, selama masa rekayasa berlangsung, Pemprov DKI juga melakukan penataan ulang sejumlah titik naik-turun penumpang angkutan umum di sekitar Stasiun MRT Fatmawati. Langkah ini dilakukan agar arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di sekitar koridor tersebut bisa berjalan lebih lancar. Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang kini sudah terbebas dari proyek galian, Minggu (19/10/2025) “Seiring dengan peningkatan kinerja lalu lintas dan layanan angkutan umum di kawasan tersebut, maka rekayasa lalu lintas kami hentikan dan pengaturan kembali ke kondisi normal,” kata Syafrin. Dengan berakhirnya kebijakan ini, kanalisasi yang berlaku di Gerbang Tol Fatmawati 2 juga resmi dicabut. Meski begitu, Dishub DKI tetap mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.