— Pedro Acosta mengakui bahwa bergabung dengan juara dunia sembilan kali Marc Marquez di tim MotoGP akan menjadi “mimpi yang menjadi kenyataan” bagi dirinya. Spekulasi mengenai masa depan Acosta, terus memanas. Pebalap KTM tersebut dikabarkan tengah bersiap melakukan langkah besar dengan menyeberang ke Ducati pada musim 2027 mendatang. Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi Ducati dalam menyambut regulasi baru mesin 850 cc. Acosta diprediksi akan mengisi kursi di tim pabrikan, menggantikan posisi Francesco Bagnaia yang dinilai tampil kurang memuaskan. Pebalap Spanyol dari tim Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta beraksi dalam sesi latihan bebas 2 MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Meski kabar ini sudah terendus sejak Februari lalu, pihak Ducati dilaporkan belum bisa memberikan pengumuman resmi. Hal ini dikarenakan masih adanya kendala terkait kesepakatan komersial antara pabrikan dengan pihak MotoGP untuk musim 2027. Hingga saat ini, Acosta sendiri sebenarnya masih memilih untuk menutup rapat mulutnya. Ia mengaku masih ingin fokus pada performanya di lintasan serta menjaga komitmen dengan KTM, pabrikan yang telah membesarkan namanya sejak awal karier. Namun, isu ini kembali mencuat setelah legenda MotoGP, Kevin Schwantz, memberikan komentar menarik menjelang MotoGP Amerika Serikat. Schwantz menyarankan agar pebalap berusia 21 tahun itu dipasangkan dengan Marquez untuk menciptakan sebuah "tim impian". Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 Menanggapi saran tersebut, Acosta secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk berbagi paddock dengan sang juara dunia sembilan kali itu, terlepas dari rumor kepindahannya ke Ducati. “Waktu yang akan menjawabnya. Saya tidak tahu tentang dia, tapi bagi saya, pasti. Tidak setiap hari Anda bisa berdiri di sisi lain tembok pit dari seorang juara dunia sembilan kali atau berapa pun gelar yang dimilikinya saat itu,” kata Acosta, dikutip dari Motorsport.com, Kamis (9/4/2026). Pedro Acosta saat berlaga pada MotoGP Qatar 2025 Pebalap asal Spanyol ini bahkan menegaskan bahwa kesempatan belajar langsung dari Marquez adalah dambaan bagi hampir semua pembalap di grid. “Bagi saya, itu pasti akan menjadi mimpi yang menjadi kenyataan. Menurutku, cukup banyak orang di paddock ini, kecuali mungkin saudaranya (Alex Marquez), yang rela membayar untuk bisa menghabiskan satu tahun atau berapa pun lamanya bersama Marc sebagai rekan setim. Mengapa saya tidak mau melakukannya?” kata Acosta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang