Wuling Eksion sudah diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 belum bisa dipesan secara resmi oleh konsumen. Marketing Operation Director Wuling Motors Ricky Christian mengatakan, model tersebut masih dalam tahap persiapan sebelum dipasarkan ke publik, termasuk menyiapkan proses produksinya di Indonesia. “Untuk saat ini memang belum bisa dipesan karena secara produk kita masih persiapkan juga,” kata Ricky di Jakarta, pekan lalu. Ia menjelaskan, seperti model Wuling lainnya yang dipasarkan di Indonesia, Eksion juga direncanakan diproduksi secara lokal di pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang. “Produk Wuling ini kan diproduksi secara lokal di Cikarang, jadi memang kita masih siapkan juga untuk proses produksinya,” ujarnya. Meski demikian, Ricky tidak menampik kemungkinan adanya diler yang sudah menerima minat konsumen secara informal. “Diler kita mungkin ada yang sudah menerima, tapi ini tidak resmi. Kalau memang ada konsumen yang berminat dan menghubungi diler, tentu tidak kita tolak,” kata dia. Wuling Eksion di IIMS 2026 Namun, Ricky menegaskan bahwa pemesanan tersebut belum dihitung secara resmi oleh perusahaan. Saat ini minat konsumen masih dicatat secara manual oleh masing-masing diler. “Belum, saat ini masih dicatat secara manual mungkin di diler-diler kita,” ujarnya. Ia menambahkan, mekanisme pemesanan di diler saat ini juga masih berbeda-beda karena belum ada kebijakan resmi dari perusahaan. “Itu mungkin kebijakan masing-masing diler. Tapi nanti ketika secara resmi kita buka periode pemesanan, pasti akan kita samakan dan kita standarisasikan,” kata Ricky. Sebagai gambaran, Wuling Eksion merupakan SUV keluarga berkapasitas tujuh penumpang yang ditawarkan dalam pilihan tenaga listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Mobil ini memiliki dimensi sekitar panjang 4,7 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,7 meter dengan jarak sumbu roda sekitar 2,8 meter. Wuling Eksion di IIMS 2026 Untuk performa, varian listriknya menggunakan motor listrik dengan tenaga sekitar 150 kW atau setara 201 tk. Jarak tempuhnya diklaim dapat mencapai sekitar 530 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Sementara itu, versi PHEV diklaim mampu menawarkan jangkauan kombinasi lebih dari 1.000 kilometer. Minat konsumen terhadap model ini juga mulai terlihat. Ricky menyebut, halaman produk Eksion di situs resmi Wuling mencatat trafik yang cukup tinggi. “Kita monitor dari website kita di halaman produk Eksion ini, cukup tinggi. Harian rata-ratanya bisa sekitar 5.000 traffic yang masuk ke halaman produk kita,” kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang