Varian terbaru Honda Brio S dengan transmisi CVT mendapat respons positif dari konsumen. PT Honda Prospect Motor (HPM) menyebut model ini langsung menjadi salah satu kontributor terbesar dalam penjualan Brio selama ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM Yusak Billy mengatakan, permintaan Brio secara umum masih sangat kuat. Namun, varian S CVT yang baru diluncurkan menunjukkan tren minat paling tinggi. Interior Honda Brio Satya “Permintaannya banyak. Kalau kita lihat dari kontribusi Brio secara keseluruhan, sekitar 45 persen dari total penjualan Honda di IIMS,” ujar Billy, ketika ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Ia menjelaskan, dari total unit Brio yang terjual selama pameran, lebih dari 40 persen berasal dari varian S CVT. Angka tersebut dinilai cukup signifikan mengingat model ini tergolong baru diperkenalkan. “Dari total Brio yang terjual di IIMS, lebih dari 40 persen itu varian S CVT yang baru keluar. Jadi memang konsumen banyak menginginkan Brio varian S dengan transmisi CVT yang lebih terjangkau,” kata Billy. Namun Honda belum mengumumkan terkait angka penjualan Honda Brio secara perinci. Kehadiran Brio S CVT Kehadiran Brio S CVT menjadi opsi baru bagi konsumen yang menginginkan kemudahan berkendara mobil matik, tetapi dengan harga yang tetap kompetitif. Selama ini, pilihan CVT di Brio identik dengan varian di atasnya. Sebagai informasi, Brio S CVT menjadi model transmisi matik termurah di keluarga Brio dengan banderol Rp 183.500.000. Dengan tambahan pilihan tersebut, Honda berharap Brio bisa menjangkau lebih banyak pembeli pertama, sekaligus konsumen yang mencari city car praktis untuk penggunaan harian. Segmen ini juga masih menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di pasar domestik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang