Mudik Lebaran menggunakan mobil pribadi sering membuat kendaraan dipenuhi berbagai barang bawaan. Jika tidak ditata dengan baik, barang-barang tersebut dapat membuat kabin terasa sempit, mengurangi kenyamanan, bahkan berpotensi membahayakan penumpang selama perjalanan jauh. Maka dari itu, pengemudi perlu memahami cara mengatur dan menata barang bawaan di mobil dengan benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pada prinsipnya barang bawaan sebaiknya ditempatkan di bagasi. Ilustrasi lampu kabin mobil menyala Namun, beberapa barang masih boleh diletakkan di kabin untuk menunjang aktivitas selama perjalanan, misalnya saat perjalanan mudik di bulan puasa. “Pastikan barang-barang tersebut tidak keras, tajam, dan tidak berbau menyengat. Jika mobil mengalami guncangan, benda keras atau tajam bisa melukai penumpang,” ucapnya kepada Kompas.com, Minggu (8/3/2026). Ia menjelaskan, barang yang diletakkan di kabin sebaiknya jumlahnya sedikit, berukuran kecil, dan berbahan lembut. Contohnya makanan ringan, minuman, obat-obatan, atau perlengkapan kecil lainnya. Barang-barang tersebut juga sebaiknya disimpan dengan rapi atau diikat agar tidak mudah berpindah saat mobil bergerak. Sementara itu, barang bawaan yang disimpan di bagasi perlu diatur sesuai kebutuhan. Barang berukuran besar seperti koper sebaiknya diletakkan di bagian paling dalam bagasi. “Jika kopernya banyak maka pengaturannya ditumpuk sesuai dengan berat, yang paling ringan di bagian atas dan yang berat di bawah,” ucap Sony. Selain itu, pastikan semua barang tersusun rapat, tidak mudah bergeser, dan bila perlu diikat agar tetap stabil selama perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang