JAKARTA, KOMPAS.com – Mudik Lebaran biasanya identik dengan mobil yang penuh barang bawaan. Mulai dari koper, tas, hingga oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman kerap memenuhi kabin mobil. Padahal, menaruh terlalu banyak barang di dalam kabin bisa membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, terutama jika perjalanan jauh dan berlangsung berjam-jam. Kabin mobil kijang kapsul, material jok diganti supaya lebih nyaman Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan pengemudi sebaiknya lebih selektif dalam membawa barang saat mudik. "Begini, kalau ada yang dibawa di dalam mobil, sebaiknya barang-barang yang memang diperlukan dalam perjalanan," ujar Jusri kepada Kompas.com, akhir pekan lalu. Menurut Jusri, barang yang tidak dibutuhkan selama perjalanan sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kabin mobil. barang yang banyak mengokupasi kompartemen penumpang dan tidak diperlukan dalam perjalanan, hanya berupa oleh-oleh atau akan dipakai di kampung kita, maka sebaiknya dikirim," katanya. Mudik Lebaran bersama bayi dan balita (Dok. Freepik) Ia menjelaskan, kabin yang terlalu penuh dapat memicu ketidaknyamanan selama perjalanan, terutama bagi penumpang yang harus duduk dalam waktu lama. "Jangan sampai kompartemen penumpang diisi dengan barang-barang yang tidak kita perlukan. Dampaknya adalah ketidaknyamanan dan membuat stres. Ketika stres, maka bisa mengurangi kekebalan tubuh atau stamina tubuh," ujarnya. Menurut Jusri, kondisi tersebut bisa lebih terasa jika di dalam mobil terdapat anak kecil atau lansia yang lebih mudah lelah saat perjalanan jauh. "Kalau itu anak kecil atau penumpang lain, tentu bisa cepat capek. Jadi, kalaupun harus dibawa, pakai top box atau kontainer di atas kendaraan. Kontainer yang benar, yang ada roof rail-nya dan ada boksnya," kata Jusri. Dengan pengaturan barang yang lebih rapi, ruang kabin tetap lega sehingga perjalanan mudik bisa terasa lebih nyaman dan aman bagi seluruh penumpang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang