Pebalap nasional Rifat Sungkar mengklaim berhasil membuktikan efisiensi Mitsubishi XForce Hybrid Electric Vehicle (HEV) melalui tantangan one tank challenge. Dalam pengujian tersebut, SUV hybrid ini berhasil menempuh jarak 1.172 kilometer dari Jakarta menuju Bali hanya dengan satu tangki bahan bakar. Dengan kapasitas tangki 42 liter, capaian tersebut menunjukkan XForce HEV mampu melaju lebih dari 1.000 kilometer tanpa perlu mengisi ulang bahan bakar. Rifat, brand ambassador Mitsubishi Indonesia itu mengatakan, tantangan tersebut menjadi pengalaman pertamanya menjajal langsung mobil hybrid terbaru Mitsubishi Motors. "Kebetulan saya dapat kesempatan istimewa untuk tes drive mobil ini beberapa waktu yang lalu. Dan ada satu challenge besar dari uji coba tersebut, yaitu kita punya one tank challenge," katanya di Jakarta, Jumat (17/7/2026). Mitsubishi New Xforce Hybrid Menurut Rifat, Mitsubishi menghadirkan teknologi hybrid bukan sekadar mengikuti tren elektrifikasi. Pabrikan ingin menawarkan solusi bagi konsumen yang menginginkan konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. "Mitsubishi menghadirkan hybrid untuk pertama kalinya di tahun ini bukan tanpa alasan. Karena kita lihat bahwa aksinya kami juga ingin memberikan solusi kepada para customer, supaya mereka bisa mendapatkan beneficial dari hematnya bahan bakar," katanya. Tujuan Ia menjelaskan, tujuan utama pengujian tersebut adalah membuktikan kemampuan XForce HEV menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer hanya dengan satu kali pengisian bahan bakar. "Tantangan yang kita pakai kemarin yaitu one tank challenge, apakah kendaraan ini mampu satu tangki menempuh 1.000 km," katanya. Mitsubishi New Xforce Hybrid Awalnya, Rifat mengira pembaruan pada XForce HEV hanya sebatas peningkatan fitur atau menjadi nilai jual baru. Namun, setelah melakukan perjalanan panjang, ia justru menemukan banyak peningkatan yang terasa saat mobil digunakan. "Ini merupakan satu challenge yang besar, karena dari pertama kali saya melihat mobilnya, saya melihat bahwa akan ada improvement-improvement tertentu yang akan menjadi gimmick baru," ujarnya. "Tapi ternyata ketika saya mengendarai kendaraan ini dari Jakarta ke Bali, banyak sekali hal baru yang bisa saya ingatkan kepada teman-teman sekalian," kata Rifat. Mesin Lebih Besar Rifat menjelaskan, XForce HEV mengusung mesin bensin 1.600 cc, lebih besar dibandingkan XForce bermesin konvensional (ICE) yang menggunakan mesin 1.500 cc. "Dari pengalaman berkendara, New XForce ini menggunakan mesin yang berbeda dengan mobil ICE. Mobil ini menggunakan mesin 1.600 cc, sementara yang ICE menggunakan 1.500 cc," kata Rifat. Menurut dia, perpaduan mesin bensin dan motor listrik menghasilkan karakter tenaga yang lebih halus sekaligus responsif di berbagai putaran mesin. Mitsubishi New Xforce Hybrid "Karena motor listrik ini memiliki torsi 290 Nm, sehingga tenaga bawahnya diisi oleh motor listrik dan dilanjutkan dengan mesin bensin," katanya. Selain performa, peningkatan juga dirasakan pada sektor kenyamanan. Rifat menilai penyempurnaan suspensi memberikan perubahan yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. "Untuk challenge sendiri selama perjalanan, banyak hal yang saya perlukan, karena improvement dari suspensi di generasi ini adalah satu lonjakan besar," ujarnya. Dua Kali Pengujian tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Rifat mengaku sengaja mengulang perjalanan untuk memastikan hasil yang diperoleh benar-benar konsisten. "Dan saya lakukan ini dua kali, bukan hanya sekali. Karena secara data kita membutuhkan seberapa akurat data yang kita lakukan. Kita jalan dengan mobil ini Jakarta-Bali, kemudian saya pulang ke Jakarta, beberapa hari kemudian saya kembali ke Jakarta-Bali," katanya. Mitsubishi New Xforce Hybrid Dalam perjalanan tersebut, Rifat ditemani Juju Margono. Keduanya berhasil mencatat jarak tempuh hingga 1.172 kilometer menggunakan satu tangki penuh. Artinya jika XForce HEV menempuh 1.172 km dengan tangki 42 liter, konsumsi bahan bakarnya setara sekitar 27,9 km per liter. Rifat menambahkan, salah satu keunggulan lain XForce HEV adalah kemampuan EV Mode yang masih dapat bekerja pada kecepatan tinggi. "Ketika kita menggunakan EV Mode, saya mencoba kendaraan ini bisa berhubung dengan EV Mode, full listrik, sampai 121 km per jam," ujarnya. "Saya rasa itu akan membedakan mobil hybrid kami dengan para kompetitor lainnya," kata Rifat.