Filter udara yang kotor bisa membuat mobil menjadi lebih boros bahan bakar minyak (BBM). Secara teknis, hal ini berkaitan langsung dengan aliran udara ke ruang bakar dan cara mesin mengatur pembakaran. Mesin bensin bekerja dengan mencampurkan udara dan BBM dalam rasio tertentu. Idealnya, rasio udara dan BBM berada di sekitar 14,7:1 agar pembakaran berlangsung sempurna dan efisien. Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan, filter udara berfungsi menyaring debu agar udara yang masuk tetap bersih, maka dari itu sarannya dibersihkan tiap 10.000 Km atau diganti per 40.000 Km. “Jika filter kotor atau tersumbat, aliran udara menjadi terhambat, sehingga jumlah udara yang masuk ke mesin berkurang, atau tak sesuai dengan kebutuhan,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Sabtu (4/4/2026). Ketika udara yang masuk berkurang, sensor seperti mass air flow (MAF) atau manifold absolute pressure (MAP) akan mendeteksi perubahan tersebut dan dilaporkan ke electronic control unit (ECU) untuk dihitung ulang. Dalam kondisi tertentu, ECU akan mencoba menjaga mesin tetap stabil dengan cara menyesuaikan suplai bahan bakar. Namun, karena udara terbatas, pembakaran bisa menjadi tidak ideal. Ilustrasi filter udara mobil Akibatnya, campuran bisa menjadi terlalu “kaya” atau kebanyakan bahan bakar. Kondisi ini membuat sebagian BBM tidak terbakar sempurna, sehingga konsumsinya menjadi lebih boros. “Selain boros, tenaga mesin juga bisa menurun. Mesin terasa “ngempos” karena kekurangan oksigen untuk menghasilkan ledakan pembakaran yang optimal,” ucap Imun. Filter udara kotor juga bisa mengganggu respons throttle. Saat pedal gas diinjak, suplai udara tidak bisa langsung mengikuti, sehingga akselerasi terasa lambat. Dalam jangka panjang, pembakaran yang tidak sempurna dapat meninggalkan kerak di ruang bakar, busi, dan injektor. Ini semakin memperburuk efisiensi mesin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang