Perjalanan jauh memungkinkan mobil melewati jalanan berdebu, sehingga filter udara perlu dibersihkan atau diganti bila perlu. Kebersihan komponen ini menunjang performa mesin dan efisiensi. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda, Aha Motor Yogyakarta mengatakan, filter udara yang sudah kotor karena durasi pemakaian harus dibersihkan atau diganti bila perlu. “Bila filter udara masih utuh, masih bisa dibersihkan, tapi bila kotoran sudah membandel sebaiknya diganti, bisa jadi ada hambatan yang menyebabkan aliran udara tidak lancar,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, Jumat (2/1/2026). Suplai udara menuju ruang bakar yang kurang, akan menyebabkan kompresi sedikit menurun, karena jumlah volume udara tersedot tidak maksimal. Dampaknya, tenaga mesin menurun, akselerasi kurang responsif dan sejenisnya. "Selain itu, bisa juga membuat oli mesin cepat habis karena tersedot lewat selang positive crankcase ventilation (PCV),” ucap Hardi. Saringan udara yang sudah kotor, akan membuat kevakuman di dalam intake manifold meningkat. Sehingga, saluran udara utama terhambat, hingga akhirnya akan mencari jalan lain, yakni melalui selang pernapasan. Ilustrasi mesin mobil dalam kondisi sehat “Kevakuman yang lebih besar ini, akan membuat oli cenderung naik, sehingga sebagian tersedot ke ruang bakar dan lama-lama volumenya berkurang,” ucap Hardi. Saringan udara yang kotor bisa menurunkan performa dan membuat oli mesin cepat habis. Maka dari itu, disarankan agar komponen ini diganti secara berkala karena pembersihan saja bisa kurang maksimal. Arif Nugroho, Service Advisor Hyundai Solo Baru mengatakan saringan udara sebaiknya diganti sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh pabrikan, atau bila sudah kotor membandel. Ilustrasi filter udara mobil “Bila tidak diganti, maka risikonya akan terjadi penurunan performa, karena aliran udara menjadi terhambat, berpengaruh pada proses pembakaran,” ucap Airf kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Penurunan performa ini mencakup tenaga menjadi loyo, konusmsi BBM rata-rata meningkat, dan emisi karbon bertambah, dampak pembakaran tidak sempurna. Pembersihan filter udara sebaiknya dilakukan setiap melakukan perawatan rutin, atau secara mandiri di rumah. Sementara penggantiannya tiap 40.000 Km atau mengikuti buku petunjuk perawatan masing-masing kendaraan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang