Mobil “tahan banjir” banyak diburu masyarakat, mengingat kondisi lingkungan di Indonesia memiliki curah hujan tinggi. Sehingga, ketika hujan kerap terjadi genangan di beberapa titik di jalan raya. Sayangnya, mobil dengan kemampuan tersebut tak sepenuhnya ada. Baik mobil bermesin bensin, atau pun diesel. Eko Setiawan, pemilik bengkel Everest Motor Bintaro, Tangerang Selatan mengatakan, kebanyakan mobil terbaru tak tahan banjir, dan mungkin ada beberapa yang bisa tahan sampai batas ketinggian air tertentu. “Mobil-mobil off-road lawas, dengan mesin diesel cenderung lebih tahan banjir, tapi kalau yang baru-baru ini malah tak kuat,” ucap Eko kepada KOMPAS.com, Selasa (4/11/2025). Bila memang konsumen membutuhkan mobil tahan banjir, Eko menyebutkan, ada beberapa kriteria yang bisa jadi bahan pertimbangan. Namun, itu semua tidak menjamin mobil tahan banjir. “Ground clearance atau jarak bodi ke tanah yang cukup tinggi, misalnya lebih dari 200 mm agar bagian mesin, saringan udara dan sistem kelistrikan tidak langsung terendam,” ucap Eko. Modifikasi Mitsubishi Triton garapan Colt Speed Posisi saluran udara ke mesin yang tinggi atau terlindungi dapat membuat mobil lebih tahan banjir. Maka dari itu, sebagian orang memodifikasinya, sehingga air tidak mudah masuk ke ruang pembakaran. “Mesin dan sistem kelistrikan yang relatif sederhana cenderung lebih sedikit bagian yang rentan terhadap kerusakan akibat air, seperti mobil-mobil off-road lawas,” ucap Eko. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda Aha Motor Yogyakarta mengatakan, sampai saat belum ada mobil yang benar-benar tahan banjir, kecuali mobil khusus seperti tank dan sejenisnya. Ford Ranger WIldtrak, diklaim jadi Double Cabin favorit di Kalimantan “Belum ada yang tahan banjir kalau mobil-mobil standar pabrikan, bahkan mobil dengan ground clearance tinggi, punya fitur off-road sekalipun seperti Navara, itu juga belum bisa dikatakan tahan banjir,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, Selasa (4/11/2025). Mobil yang disebut tahan banjir di kalangan masyarakat, tidak berarti aman 100 persen dalam semua kondisi banjir. Jika ketinggian air melebihi intake atau sistem kelistrikan, masih sangat berisiko. “Mobil yang sudah pernah terendam banjir tetap membawa risiko, seperti karat, kerusakan listrik, dan jamur. Sehingga lebih aman untuk menghindari banjir atau tak membeli unit bekas banjir,” ucap Hardi. Rendi dan Dafa dua remja berusia 14 tahun menggunakan kaos merah dan hitam bersama abak-anak lainnya saat membantu para pengendara terutama roda dua yang terjebak saat melintasi Jalan Raya Dayeuhkolot yang terendam banjir sejak tiga hari lalu, Selasa (4/11/2025) Berdasarkan pantauan KOMPAS.com, berikut ini mobil yang memiliki ground clearance tinggi, sehingga lebih aman untuk melibas banjir level rendah. Toyota Rush dan Daihatsu Terios: Ground clearance sekitar 220 mm dan disebut punya posisi intake cukup tinggi. Mitsubishi Xpander Cross: Ground clearance disebut mencapai 225 mm pada varian tertentu. Isuzu Panther: Ground clearance 200 mm, namun posisi intake diklaim lebih tinggi. Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner: Juga sering disebut dalam daftar mobil “anti-banjir” karena bodi besar dan ground clearance tinggi dengan rentang 218-279 mm Nissan Navara, MItsubishi Triton, Toyota Hilux: Ground clearance Navara 225-230 mm, Hilux 217 mm, dan Triton 222 mm Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.