Musim hujan bukan hanya soal jalan licin dan jarak pandang terbatas. Ada risiko lain yang kerap luput dari perhatian pengendara, yakni penurunan kinerja rem sepeda motor akibat paparan air hujan yang terlalu sering. Menurut Wahyu Budhi, Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, sistem pengereman menjadi salah satu komponen paling rentan saat motor terbiasa digunakan di kondisi hujan. Air, lumpur, dan kotoran jalan bisa menempel di area kampas dan piringan rem, lalu mempercepat proses keausan. “Ketika motor sering kehujanan, kampas rem mudah kotor. Jika dibiarkan, gesekan tidak lagi optimal dan daya cengkeram rem bisa menurun,” ujar Wahyu kepada Kompas.com, Senin (2/2/2026). Kondisi ini membuat pengereman terasa kurang pakem meski tuas atau pedal rem ditekan lebih dalam. Masalah tidak berhenti di situ. Kampas rem yang terus bekerja dalam kondisi basah juga berpotensi aus tidak merata. Dalam jangka panjang, pengendara bisa mengalami gejala seperti rem berbunyi, getaran saat mengerem, hingga jarak pengereman yang semakin panjang. Ilustrasi memperbaiki rem motor. Wahyu menjelaskan, risiko ini semakin besar jika motor sering melewati genangan air atau tidak dibersihkan setelah hujan deras. “Air membawa pasir halus dan kotoran. Kalau masuk ke sistem pengereman, efeknya bisa seperti amplas yang menggerus kampas dan piringan,” katanya. Karena itu, perawatan sederhana setelah berkendara di tengah hujan menjadi krusial. Mencuci motor untuk membersihkan area rem, lalu memastikan kampas dalam kondisi kering, dapat membantu menjaga performa pengereman tetap optimal. Selain itu, pengendara juga disarankan lebih peka terhadap perubahan karakter rem saat musim hujan. “Kalau rem mulai terasa kurang menggigit atau muncul suara tidak normal, sebaiknya segera dicek. Jangan menunggu sampai benar-benar habis,” tutur Wahyu. Dengan perhatian ekstra pada sistem pengereman, risiko kecelakaan akibat rem kurang optimal di musim hujan bisa ditekan. Sebab, di kondisi jalan basah, rem yang sehat bukan sekadar soal kenyamanan, tapi menyangkut keselamatan pengendara itu sendiri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang