Suzuki Fronx Indonesia kembali mencatat prestasi di industri otomotif. Setelah beberapa tahun menjadi basis produksi berbagai model kendaraan, kini giliran PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang siap mengekspor produknya ke luar negeri. Diketahui Suzuki baru saja mengekspor model Fronx, sebuah mobil SUV kompak bergaya coupe, yang siap dikirim ke berbagai negara. Mereka menargetkan ekspor hingga 30.000 unit untuk model ini sampai tahun 2027, sebuah langkah ambisius yang menegaskan posisi Indonesia sebagai hub produksi kendaraan berstandar global. Suzuki Fronx yang Siap Diekspor ke Luar Negeri President Director PT Suzuki Indomobil Motor & PT Suzuki Indomobil Sales, Minoru Amano mengatakan, Suzuki Fronx akan menjadi tulang punggung baru bagi kinerja ekspor perseroan."Rencananya kami akan mengekspor sekitar 30.000 unit Suzuki Fronx hingga 2027, baik CBU maupun CKD. Rata-rata sekitar 10.000 unit per tahun," ujar Minoru di Pabrik Suzuki Cikarang, dikutip VIVA Rabu, 19 November 2025. Fronx, SUV Kompak yang Diproduksi di Cikarang Suzuki Fronx yang diproduksi untuk pasar ASEAN dirakit di pabrik Suzuki di Cikarang, Jawa Barat. Model ini mengusung desain SUV modern dengan dimensi ringkas, membuatnya cocok untuk kebutuhan keluarga muda maupun pengguna urban. Kendaraan ini tidak hanya diproduksi untuk memenuhi permintaan domestik, tetapi juga ditujukan sebagai produk ekspor. Untuk menunjang itu, Fronx dibuat dengan standar kualitas internasional dan dilengkapi kemampuan adaptasi terhadap pasar luar negeri.Suzuki menargetkan Fronx sebagai salah satu tulang punggung ekspor perusahaan untuk periode 2025–2027. Selama dua tahun tersebut, perusahaan menyiapkan produksi yang stabil agar dapat memenuhi permintaan dari pasar ekspor.Target 30.000 unit dalam kurun waktu hingga 2027 menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi menjadi sekadar pasar, melainkan pemain kunci dalam rantai produksi otomotif global.Rangkaian ekspor Fronx dari pabrik Suzuki di Cikarang sudah dimulai tahun ini. Pada tahap awal, negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) menjadi pasar tujuan utama. Permintaan dari kawasan ini cukup tinggi karena konsumen di wilayah ASEAN menyukai kendaraan yang ringkas, efisien, dan desain modern karakter yang cocok dengan Fronx. Peresmian Suzuki Ekspor Fronx dan Satria di Pabrik CikarangDengan target ekspor 30.000 unit Suzuki Fronx hingga 2027, Indonesia semakin teguh menempatkan diri sebagai pemain penting di industri otomotif dunia. Keberhasilan ini bukan hanya soal jumlah ekspor, tapi juga bukti kemampuan Indonesia menghasilkan kendaraan berkualitas internasional.