Populasi kendaraan listrik di Indonesia, pelan namun pasti, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, hingga Februari 2026, jumlahnya sudah tembus 358 ribuan unit!Hal tersebut disampaikan Trois Dilisusendi selaku Kepala BBSP KEBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski mengalami peningkatan drastis, namun angkanya masih jauh dari kendaraan bensin. "Jadi kalau kita lihat total populasi kendaraan listrik di Indonesia, saat ini angkanya sudah 358.205 unit. Di mana paling besar masih roda dua dan memang kita melihat ini tumbuh. Namun dibandingkan kendaraan bensin, (angkanya) belum ada apa-apanya," ujar Trois saat menyampaikan materi di Senayan, Jakarta Pusat.Populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga Februari 2026 sudah tembus 358 ribuan unit. Foto: Doc. EV Life.Angka tersebut merupakan data yang dihimpun pemerintah sejak 2020 atau enam tahun lalu. Menariknya, dari 358 ribuan kendaraan listrik di Indonesia, 236 ribuan atau 66 persennya berasal dari roda dua."Sementara (populasi) kendaraan listrik roda tiga hanya 778 unit dan roda empat 119 ribu unit," kata dia.Data yang sama mengungkap, sejak 2020 hingga 2026, penjualan kendaraan listrik memang mengalami peningkatan. Namun, yang paling masif terjadi di tahun 2025. Sebab, ada kenaikan hingga 134 ribuan unit atau 39,3 persen.Namun, kenaikan penjualan tersebut justru disumbang mobil listrik yang masih mendapat stimulus pajak dari pemerintah. Sementara, di periode yang sama, motor listrik agak mengalami perlambatan.Berikut Populasi Kendaraan Listrik di IndonesiaMotor Listrik - 236.451 unitMobil listrik - 119.638 unitBus Listrik - 798 unitKendaraan Roda Tiga Listrik - 778 unitKendaraan Komersial Listrik - 537 unitKendaraan Khusus Listrik - 3 unit.