PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menjalin kerja sama strategis dengan Beijing Blue Horizon Intelligent Equipment Co., Ltd., perusahaan teknologi asal China yang bergerak di bidang peralatan pertambangan dan rekayasa kelautan berteknologi tinggi. Emiten berkode saham HOPE yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan bergerak di sektor manufaktur kendaraan serta peralatan khusus itu menandatangani Strategic Cooperation Agreement (SCA) dengan Beijing Blue Horizon sebagai langkah awal untuk menjajaki pengembangan bisnis alat berat pertambangan di Indonesia. Direktur Utama PT Harapan Duta Pertiwi Tbk Kevin Jong mengatakan, kerja sama tersebut mencakup berbagai peluang kolaborasi, mulai dari distribusi produk, transfer teknologi, pembangunan fasilitas perakitan lokal, hingga potensi pembentukan perusahaan patungan (joint venture). “Kesepakatan ini menjadi fondasi awal bagi kedua perusahaan untuk menjajaki pengembangan bisnis alat berat pertambangan di Indonesia, mulai dari distribusi, transfer teknologi, pembangunan fasilitas perakitan lokal, hingga potensi pembentukan perusahaan patungan (joint venture),” kata Kevin Jong kepada media, Rabu (29/7/2026). HOPE menjalin kerja sama strategis dengan Beijing Blue Horizon Intelligent Equipment Co., Ltd. Selain membuka peluang pengembangan bisnis, kerja sama tersebut juga dinilai berpotensi menjadi pintu masuk bagi aksi korporasi (corporate action) HOPE pada masa mendatang. Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam dokumen kerja sama adalah pembahasan mengenai pemanfaatan status HOPE sebagai perusahaan terbuka untuk mendukung kebutuhan pendanaan ekspansi bisnis. Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa penghimpunan dana dapat dipertimbangkan guna mendukung pengembangan pemasaran dan penjualan peralatan di Indonesia. “Kerja sama ini hadir di tengah meningkatnya kebutuhan alat berat seiring ekspansi sektor pertambangan mineral strategis di Indonesia, termasuk nikel, tembaga, dan komoditas lainnya,” kata Kevin. Menurut perusahaan, kolaborasi ini diharapkan dapat memanfaatkan jaringan operasional HOPE di Indonesia yang dipadukan dengan teknologi dari Beijing Blue Horizon. Sinergi tersebut ditujukan untuk membangun model kerja sama yang mampu mendukung pengembangan industri manufaktur alat berat di dalam negeri. Dari sisi pasar modal, kerja sama ini dinilai memberikan sinyal bahwa HOPE tengah menjajaki diversifikasi bisnis di luar lini usaha tradisionalnya. Perseroan membuka peluang untuk masuk ke ekosistem alat berat pertambangan melalui kolaborasi dengan mitra internasional. Meski demikian, keberhasilan implementasi kerja sama tersebut akan bergantung pada realisasi tahapan lanjutan, termasuk pembentukan joint venture, pengembangan fasilitas perakitan lokal, serta pelaksanaan proyek-proyek komersial yang telah direncanakan.