Punya visual dan tugas yang sama sebagai alat pengangkut kendaraan, truk towing dan self loader ternyata punya peran yang berbeda. Sandy Riadi Sales & Marketing Dept. Head Karoseri MTU menjelaskan, truk towing biasanya punya fungsi menarik kendaraan-kendaraan yang mogok di jalan atau jalan tol. "Towing ini fungsinya untuk menarik kendaraan. Jadi di sana ada beberapa komponen utamanya. Misalnya adalah winch atau mesin derek untuk menarik mobil. Dan juga lock bar untuk menguci bar sehingga mobil yang ditariknya itu tidak akan ke mana-mana," katanya di Karoseri MTU, Kamis (4/6/2026). Secara garis besar, towing fungsinya untuk menarik mobil, storing dan juga menjemput mobil yang mogok di jalan. Towing lebih banyak mengangkut kendaraan penumpang. Sementara itu, Sandy menjelaskan, safe loader fungsinya sama seperti towing yakni untuk mengangkut unit-unit kendaraan yang bermasalah. Hanya saja muatan yang diangkut oleh safe loader kapasitasnya lebih besar "Towing hanya untuk mobil penumpang. Sementara safe loader bisa sampai mengangkut alat berat. Misalnya eksavator PC100 sampai PC300 kita bisa gunakan safe loader. Truk yang sedang bermasalah di tambang atau di jalan utama bisa juga dibantu oleh safe loader," katanya. Ilustrasi truk towing Selain itu, truk self loader biasanya telah dilengkapi sistem hidrolik sehingga alat berat yang berada diatas truk lebih mudah untuk diturunkan. Kemudian, truk self loader itu kapasitas angkutnya sangat besar, tergantung jenis truk yang digunakan. "Karena unit yang kami dipakai itu adalah unit 6x4 dari Mercy dengan GBW sekitar 28 ton, sehingga memungkinkan menggendong unit alat berat," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang