Penjualan Hyundai Tucson dan Venue di Indonesia tercatat masih minim. Namun, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menegaskan bahwa hal tersebut bukan karena kurang diminati, melainkan bagian dari strategi perusahaan yang tidak berfokus pada volume. Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Hyundai tidak menargetkan dominasi pasar, melainkan menghadirkan lini produk yang lengkap, khususnya di segmen SUV. “Hyundai Tucson atau Venue. Karena saat kalian cermati sebenarnya, bahasa kita kan tidak pernah kita mau mendominasi market, kita mau punya complete line up SUV,” kata Fransiscus, saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Hyundai Venue di IIMS 2025 Ia menjelaskan, kehadiran kedua model tersebut bertujuan melengkapi jajaran SUV Hyundai di berbagai segmen, mulai dari kelas atas hingga entry level. “Dengan menambah Tucson dan Venue berarti line up kita mulai dari Palisade yang paling atas sampai segmen A, yaitu Venue, lengkap semuanya,” ujarnya. Sebagai informasi, Hyundai Tucson resmi meluncur di Indonesia pada 21 November 2024, sedangkan Hyundai Venue diperkenalkan pada ajang IIMS 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Hyundai Venue sepanjang 2025 tercatat sebanyak 32 unit. Sementara itu, Hyundai Tucson mencatatkan penjualan 92 unit pada 2025, serta 83 unit pada 2024. Meski volumenya belum besar, Hyundai melihat kehadiran Tucson dan Venue sebagai bagian penting dalam strategi memperkuat portofolio SUV di Indonesia, bukan semata mengejar angka penjualan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang