Tren pasar sepeda motor di Indonesia sempat mengalami fluktuasi tajam akibat hantaman pandemi Covid-19, namun pelan-pelan grafik penjualan kembali bangkit hingga menyentuh angka 6,4 juta unit pada tahun lalu. Pertumbuhan yang konsisten ini menjadi sorotan utama dalam acara Berkampus Ria bertajuk "Bagaimana Industri Otomotif Menggerakkan Ekonomi Indonesia" yang digelar atas kolaborasi AHM dan Kompas.com di Kampus Atma Jaya, Cisauk. Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), mengungkapkan bahwa data grafik dari tahun ke tahun ini mencerminkan betapa besarnya ketergantungan masyarakat terhadap roda dua. Astra Honda Motor hadir di IMOS 2025 "Artinya motor itu sebagai alat transportasi yang sangat pas, masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia," ujar pria yang akrab disapa Muhib, Rabu (8/7/2026). Keterbatasan Transportasi Publik ke Pelosok Daerah Muhib menjelaskan salah satu alasan mendasar mengapa kendaraan roda dua tetap menjadi primadona di tanah air adalah karena ketersediaan transportasi publik yang dinilai belum maksimal. "Motor itu bagi sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis transportasi lain. Karena memang transportasi publik kita belum maksimal, belum menjangkau ke segala pelosok di negeri ini sehingga ini berdampak ke industri motor yang terus bertumbuh," jelasnya. Kelincahan dan Efisiensi di Tengah Mahalnya BBM Selain masalah keterbatasan angkutan umum, faktor manfaat nyata dari sepeda motor itu sendiri menjadi kunci utama pertumbuhan pasar domestik yang masif. Sepeda motor menawarkan keunggulan dari sisi kelincahan karena mampu menjangkau berbagai medan, termasuk masuk ke jalan-jalan sempit atau gang. Dari sisi operasional, faktor pengeluaran atau anggaran belanja harian kini menjadi pertimbangan yang sangat krusial bagi konsumen. Relevansi sepeda motor sebagai alat transportasi pilihan justru dirasa semakin kuat dengan kondisi ekonomi saat ini. "Secara anggaran itu juga jauh lebih efisien, apalagi di tengah mahalnya harga BBM. Maka sepeda motor semakin kuat relevansinya terhadap mobilitas masyarakat di Indonesia," tutur Muhib. Keunggulan ekonomis inilah yang membuat motor sangat diandalkan untuk menggerakkan ekonomi para pekerja hingga pelaku UKM.