Logo Mazda Pembangunan pabrik perakitan Mazda di Indonesia terus menjadi sorotan industri otomotif nasional. Fasilitas yang berlokasi di Jawa Barat tersebut kini dilaporkan telah mencapai tahap penyelesaian. Booth Mazda di IIMS 2026 ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Proyek yang digarap oleh PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) ini kini dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen penyelesaian dan ditargetkan dapat rampung pada tahun 2026.Meski belum ada kepastian tanggal peresmian, pihak perusahaan memastikan bahwa proses konstruksi berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti. Hal ini menunjukkan komitmen Mazda untuk segera menghadirkan fasilitas produksi lokal di Indonesia.Menurut Marketing and Communications General Manager PT EMI, Viya Arsawireja mengatakan tahap pembangunan pabrik sudah berada di fase lanjutan atau “on track”. Dengan progres yang sudah menyentuh angka 80 persen, sejumlah pekerjaan utama seperti struktur bangunan dan fasilitas produksi disebut telah hampir selesai."Saat ini Assembly masih on track, kira-kira sudah 80 persen. Mudah-mudahan di tahun ini," kata Viya Arsawireja, dikutip VIVA Jum'at, 10 April 2026.Namun, perusahaan masih belum mengungkap detail lebih lanjut terkait jadwal operasional resmi maupun kesiapan produksi massal. Fokus saat ini adalah memastikan seluruh infrastruktur siap digunakan secara optimal.Proyek pabrik Mazda ini dikabarkan memiliki nilai investasi sekitar Rp 400 miliar dan berlokasi di wilayah Jawa Barat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat posisi Mazda di pasar otomotif Indonesia sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi kendaraan.Selama ini, seluruh mobil Mazda yang dipasarkan di Indonesia masih berstatus impor (CBU) dari Jepang, Thailand, dan negara lain. Dengan adanya pabrik lokal, Mazda berpotensi mulai merakit model tertentu di dalam negeri, terutama segmen SUV kompak.Sebelumnya, Mazda telah mengindikasikan bahwa model pertama yang akan diproduksi secara lokal adalah SUV di kelas kompak, yang akan bersaing dengan model populer seperti CX-3 dan CX-5. Booth Mazda di GJAW 2025 ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mazda untuk memperkuat bisnisnya di Indonesia sekaligus mengikuti tren lokalisasi industri otomotif yang semakin berkembang.Dengan progres pembangunan yang sudah mendekati tahap akhir, pabrik Mazda di Indonesia tinggal menunggu waktu untuk resmi beroperasi. Jika sesuai target, fasilitas ini bisa menjadi langkah penting dalam memperkuat kehadiran Mazda di pasar otomotif nasional.