Bagi Anda para pengguna jalan yang sudah bersiap-siap memperketat kelengkapan berkendara mulai hari ini, tampaknya bisa sedikit bernapas lega. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara resmi memutuskan untuk menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026. Sejatinya, razia lalu lintas skala besar ini dijadwalkan bergulir serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (8/6/2026) hari ini hingga 21 Juni mendatang. Namun, Korlantas memilih untuk mengubah peta rencana tersebut. Toyota Alphard berwarna hitam yang disebut menunggak pajak hingga puluhan juta saat dihentikan petugas dalam operasi Patuh 2025 di bilangan Jalan Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (16/7/2025). Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho mengonfirmasi kabar penundaan ini. Menurutnya, Korlantas saat ini sedang memfokuskan energinya untuk agenda internal Korps Bhayangkara. "Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara," ujar Agus, dalam keterangannya, Senin (8/6/6/2026). Ilustrasi tilang saat Operasi Patuh Jaya 2026 ditunda. Fokus Hari Bhayangkara, Disiplin Jangan Kendor Meski ada kelonggaran jadwal dari kepolisian, bukan berarti pengendara bisa seenaknya di jalan raya. Polri tetap memberikan imbauan keras agar seluruh masyarakat tidak mengendurkan kedisiplinan mereka dalam berlalu lintas. Pengguna jalan diharapkan tetap mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dalam aktivitas sehari-hari. Sebelum penundaan ini diumumkan, Operasi Patuh 2026 sedianya dirancang untuk menekan angka fatalitas di jalan raya. Petugas di lapangan bakal menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang dinilai kasatmata dan berpotensi kuat memicu kecelakaan. Tiang kamera ETLE di depan Margo City dan Depok Town Square, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Sabtu (31/1/2026). ETLE Tetap Mendominasi Jika nanti Operasi Patuh 2026 kembali digulirkan, masyarakat perlu tahu bahwa Korlantas Polri sudah menyiapkan strategi penindakan yang modern. Polisi akan mengoptimalkan penggunaan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam berbagai format, mulai dari ETLE Drone yang memantau dari udara, ETLE Handheld yang dibawa petugas, hingga ETLE Statis yang terpasang di sudut-sudut jalan. Kendati teknologi digital dikedepankan, petugas di lapangan dipastikan tidak akan pasif. Skema tilang manual atau penilangan langsung masih tetap berlaku untuk jenis pelanggaran tertentu yang dinilai fatal. Gelar pasukan untuk Operasi Patuh Progo 2025 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,selama dua pekan ke depan. Apel gelar pasukan dilaksanakan, Senin (14/07/2025) pagi. Formasi penindakan pun sudah dirancang dengan porsi yang jelas, di mana pengawasan berbasis elektronik masih menjadi panglima utamanya. "Di samping menggunakan ETLE, baik itu ETLE Drone, ETLE Handheld, ETLE Statis, kami juga akan melakukan penilangan. Porsinya cukup tinggi, 60 persen menggunakan ETLE, 30 persen penilangan, dan 10 persen edukasi preventif," ujar Agus. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang