Hubungan Marc Marquez dengan Ducati kian menunjukkan arah yang jelas. Pebalap delapan kali juara dunia tersebut disebut sudah sangat dekat dengan kesepakatan perpanjangan kontrak bersama pabrikan asal Italia itu. Seperti diketahui, tahun ini kontrak Marquez bersama tim pabrikan Ducati bakal habis. Kendati demikian, ia disebut-sebut bakal tetap menjadi bagian dari Ducati saat MotoGP memasuki era regulasi baru pada 2027. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, membenarkan pernyataan Marquez yang sebelumnya menyebut peluang bertahan di Ducati berada di angka sembilan dari sepuluh. “Apa yang dikatakan Marc benar, 9 dari 10. Kami memang sudah sangat dekat,” ujar Dall’Igna, dikutip dari Motosan.es, Sabtu (24/1/2026). Aksi Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kala beraksi dalam rangkaian MotoGP Thailand 2025 yang digelar di Sirkuit Internasional Buriram pada 28 Februari-2 Maret 2025. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Meski demikian, ia mengakui prosesnya belum sepenuhnya rampung. Masih ada sejumlah detail yang perlu disepakati kedua belah pihak. “Masih perlu sedikit pekerjaan untuk menemukan keseimbangan yang tepat, kompromi yang pas. Kontrak seperti ini selalu rumit karena banyak alasan,” kata Dall’Igna. Sejak bergabung dengan Ducati, Marquez dinilai membawa lebih dari sekadar kecepatan di lintasan. Menurut Dall’Igna, kontribusi terbesar rider asal Spanyol itu justru datang dari sisi yang tidak selalu terlihat di data atau catatan waktu. “Marc, ya… dia adalah Marc. Yang ia bawa adalah cara dia membalap, cara dia berpikir tentang kemenangan,” ujarnya. Mentalitas juara, insting kompetitif, serta kemampuannya membaca situasi balapan disebut menjadi nilai tambah besar bagi Ducati, terutama ketika level teknis motor-motor di MotoGP saat ini sudah sangat berdekatan. Marc Marquez dan Francesco Bagnaia berkolaborasi Dall’Igna menilai, karakter seperti itulah yang membuat Marquez tetap menjadi sosok sentral di paddock, terlepas dari usia maupun perjalanan karier panjang yang telah ia lalui. Tak hanya di dalam tim, keberadaan Marquez juga dinilai diterima dengan baik oleh publik Italia dan para penggemar Ducati. Dall’Igna menegaskan, status Marquez sebagai legenda hidup MotoGP membuatnya melampaui sekat warna tim. “Saya pikir fans Ducati bersama Marc. Dia adalah salah satu pebalap terpenting dalam sejarah balap motor dunia, pebalap yang telah melakukan sesuatu yang luar biasa,” kata Dall’Igna. Dengan negosiasi kontrak yang sudah memasuki tahap akhir, Ducati dan Marquez diprediksi akan melanjutkan kolaborasi mereka dalam proyek jangka panjang. Bagi Ducati, mempertahankan Marquez bukan hanya soal menjaga performa, tetapi juga memperkuat fondasi mental dan kompetitif tim di tengah persaingan MotoGP yang semakin ketat. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang