Muatan berlebih masih sering dianggap hal biasa, terutama saat kendaraan dipaksa membawa barang dalam jumlah besar sekaligus. Praktik ini menyimpan risiko serius karena dapat mempercepat kerusakan ban sekaligus meningkatkan potensi kecelakaan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi. Masalahnya bukan sekadar ban terlihat kempis atau kendaraan terasa lebih berat. Beban berlebih membuat struktur ban bekerja melampaui batas desainnya, kondisi yang dalam jangka panjang dapat berujung pada kerusakan serius, bahkan pecah ban secara tiba-tiba. Menurut Fachrul Rozi, Product Marketing Manager Michelin Indonesia, setiap ban sebenarnya sudah memiliki batas beban yang jelas melalui load index atau indeks beban. “Ban memiliki load index atau indeks beban yang sudah disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. Jika muatan melebihi batas tersebut, struktur ban akan bekerja lebih keras dari yang seharusnya,” ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2026). Ban benjol Ia menjelaskan, ketika ban dipaksa menahan beban berlebih, tekanan pada dinding dan tapak ban meningkat signifikan. Kondisi ini memicu kenaikan suhu lebih cepat, sehingga kompon karet lebih mudah haus dan kualitasnya menurun. Dalam jangka panjang, tekanan berlebih juga dapat menyebabkan deformasi struktur internal ban. Dampaknya tidak selalu langsung terlihat, tetapi bisa muncul dalam bentuk benjolan (bulging), retakan halus, hingga risiko pecah ban, terutama saat kendaraan melaju di jalan tol. Selain itu, distribusi tekanan pada permukaan ban menjadi tidak merata. Akibatnya, keausan terjadi lebih cepat di titik tertentu dan memperpendek usia pakai ban secara keseluruhan. Dampaknya pun tidak berhenti di ban. Muatan berlebih turut membebani suspensi dan sistem pengereman, membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, khususnya saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak. Rozi mengimbau pengguna kendaraan untuk selalu memperhatikan kapasitas maksimum yang dianjurkan pabrikan. Informasi ini biasanya tercantum pada buku manual atau stiker di pilar pintu, dan menjadi acuan penting demi menjaga keselamatan serta performa kendaraan tetap optimal. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang